Politikus Perlu Manfaatkan Medsos Gaet Suara Anak Muda
Senin, 18 September 2023 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
"Kenapa saya menggunakan kata digitalisasi politik? Karena ada erat kaitannya dengan artificial intelligence (AI) juga. Kita harus take another life jadi lead berikutnya AI," kata Alvin dalam diskusi #PodcastAksiNyata Partai Perindo, Senin (18/9/2023).
Meski demikian, Alvin menerangkan, metode atau kampanye konvensional seperti baliho dan spanduk juga masih dibutuhkan para politikus. Hal itu lantaran populasi pemilih generasi X di Indonesia masih banyak.
"Harus hybrid. Karena kita masih ada generasinya. Misal generasi X dan cara lama seperti baliho spanduk efektif enggak? Masih. Misalnya juga di daerah yang agak timur misalnya. Di mana orang tidak semasif menggunakan TikTok atau Instagram. boleh enggak? Boleh," ujarnya.
Selain itu, kata Alvin, para politikus juga harus menyampaikan program kerja yang kerap disukai anak muda. Seperti misalnya, mengangkat tema lingkungan, pembangunan berkelanjutan, penegakan hukum, dan antikorupsi.
"Hal-hal seperti itu yang bisa menjadi pintu masuk politisi (kepada anak muda)," pungkasnya.
Meski demikian, Alvin menerangkan, metode atau kampanye konvensional seperti baliho dan spanduk juga masih dibutuhkan para politikus. Hal itu lantaran populasi pemilih generasi X di Indonesia masih banyak.
"Harus hybrid. Karena kita masih ada generasinya. Misal generasi X dan cara lama seperti baliho spanduk efektif enggak? Masih. Misalnya juga di daerah yang agak timur misalnya. Di mana orang tidak semasif menggunakan TikTok atau Instagram. boleh enggak? Boleh," ujarnya.
Selain itu, kata Alvin, para politikus juga harus menyampaikan program kerja yang kerap disukai anak muda. Seperti misalnya, mengangkat tema lingkungan, pembangunan berkelanjutan, penegakan hukum, dan antikorupsi.
"Hal-hal seperti itu yang bisa menjadi pintu masuk politisi (kepada anak muda)," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :