Menag Yaqut Tegaskan Tayangan Azan Magrib Ganjar Pranowo Bukan Politik Identitas
Kamis, 14 September 2023 - 09:02 WIB
loading...
Menag Yaqut Cholil Qoumas menegaskan munculnya sosok Ganjar Pranowo dalam tayangan azan magrib di stasiun televisi tidak mengandung unsur politik identitas. Foto: MPI/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan munculnya sosok Ganjar Pranowo dalam tayangan azan magrib di stasiun televisi tidak mengandung unsur politik identitas. Untuk itu, kemunculan bakal calon presiden (bacapres) yang didukung Partai Persatuan Indonesia (Perindo) itu dalam tayangan azan tidak perlu menjadi polemik.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, video yang dimunculkan di tayangan azan tersebut tidak mengandung unsur politik identitas. Dia juga tidak mempersoalkan munculnya Ganjar di tayangan azan tersebut.
Baca Juga: Prabu Revolusi Imbau Masyarakat Diskusikan Gagasan daripada Permasalahkan Tayangan Azan Ganjar Pranowo
"Definisinya gimana politik identitas? Orang siapa (yang menilai politik identitas)? Sudut pandangnya dari mana? Ini kan soal sudut pandang aja," ujar Menag di Surabaya, Rabu (13/9/2023).
Oleh karena itu, Yaqut meminta agar kemunculan Ganjar dalam tayangan azan tidak lagi dipersoalkan. Yaqut mengibaratkan ketika dirinya tampil di depan air mineral, bukan berarti dirinya jualan air. "Masak orang tampil, kalau saya tampil di depan air mineral misalnya, masak diidentikkan dengan saya orang jualan air? Kan enggak," tandasnya.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, video yang dimunculkan di tayangan azan tersebut tidak mengandung unsur politik identitas. Dia juga tidak mempersoalkan munculnya Ganjar di tayangan azan tersebut.
Baca Juga: Prabu Revolusi Imbau Masyarakat Diskusikan Gagasan daripada Permasalahkan Tayangan Azan Ganjar Pranowo
"Definisinya gimana politik identitas? Orang siapa (yang menilai politik identitas)? Sudut pandangnya dari mana? Ini kan soal sudut pandang aja," ujar Menag di Surabaya, Rabu (13/9/2023).
Oleh karena itu, Yaqut meminta agar kemunculan Ganjar dalam tayangan azan tidak lagi dipersoalkan. Yaqut mengibaratkan ketika dirinya tampil di depan air mineral, bukan berarti dirinya jualan air. "Masak orang tampil, kalau saya tampil di depan air mineral misalnya, masak diidentikkan dengan saya orang jualan air? Kan enggak," tandasnya.
Lihat Juga :