Pilgub DKI Jadi Awal Pertarungan Parpol di Pilpres 2019

Sabtu, 22 April 2017 - 17:05 WIB
Pilgub DKI Jadi Awal...
Pilgub DKI Jadi Awal Pertarungan Parpol di Pilpres 2019
A A A
JAKARTA - Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tahun 2017 dinilai menjadi catatan bagi partai politik untuk menghadapi perebutan kursi Presiden dan Wakil Presiden pada tahun 2019 mendatang.

Kendati demikian, sebelum sampai ke Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019, parpol harus terlebih dahulu menghadapi Pilkada serentak tahun 2018 yang digelar di 171 daerah.

“Ini semacam prolog. Kita tidak bisa sampai loncat ke kesimpulan karena ada batang tubuh yang harus kita lihat,” ujar Direktur PolMark Indonesia, Eep Saefullah Fatah saat menjadi narasumber diskusi Polemik SINDO Trijaya yang mengangkat tema Setelah Pilkada Usai di Warung Daun, Cikini, Jakarta Sabtu (22/4/2017).

Menurut Eep, sejak dini parpol sudah harus mampu menakar kekuatan dan kekurangannya. Dari hasil Pilkada 2018, kata dia, nantinya parpol akan dapat memetakan preferensi pemilih di berbagai tempat.

"Ini peringatan penting bagi siapapun bahwa preferensi masyarakat Jakarta terhadap keinginan partai boleh jadi itu adalah replika atau miniatur gejala serupa yang bisa terjadi di mana-mana,” tutur Eep.

Sementara itu, politikus PDIP Masinton Pasaribu menegaskan partainya senantiasa mengevaluasi hasil pilkada untuk menyongsong pelaksanaan pemilihan selanjutnya.

“Menang, kalah, ada evaluasi, kritik, otokritik. Dengan begitu partai mampu menjaga derap laju organisasi untuk terus berkembang,” kata Masinton.

Menurut Masinton, target PDIP pada Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019 adalah bisa memenangkan banyak pemilihan yang diikuti.

“Target secara umum ya pasti ingin menang. Tapi target itu kan nanti berkaitan dengan strategi dan taktik yang diformulasikan oleh partai,” ucap Masinton.
(dam)
Berita Terkait
Pilkada Serentak 2022...
Pilkada Serentak 2022 dan 2023 untuk Memenuhi Hak Politik Rakyat
Belajar dari 2019, Faktor...
Belajar dari 2019, Faktor Fundamental UU Pemilu Perlu Direvisi
Argumen Istana Soal...
Argumen Istana Soal RUU Pemilu Tak Menjawab Masalah
UU Pemilu Baru Harus...
UU Pemilu Baru Harus Mencegah Oligarki Parpol
Mendagri Usulkan Revisi...
Mendagri Usulkan Revisi UU Pemilu Setelah Pilkada 2024
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
Berita Terkini
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved