Keluar dari Koalisi Perubahan, AHY ke Kader Demokrat: Kemarin Kayaknya Beban Banget Ya

Sabtu, 09 September 2023 - 14:28 WIB
loading...
Keluar dari Koalisi...
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut kadernya semakin lega setelah keluar dari Koalisi Perubahan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut kadernya semakin lega setelah keluar dari Koalisi Perubahan. Bahkan, AHY menegaskan, saat ini Demokrat telah move on.

Hal itu diungkapkan AHY saat sedang memberikan sambutannya di acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Partai Demokrat di Kantor DPP, Menteng, Jakarta Pusat.

"Kok banyak yang lega sepertinya malah ini, berarti kemarin kayaknya beban banget ya, lega dan tentunya kita sekali lagi bersyukur Allah menyelamatkan kita. Allah melindungi kita, Allah menunjukkan kita ke tempat yang lebih baik, itu yang harus kita syukuri," tutur AHY, Sabtu (9/9/2023).

Sebelum itu, para kader Partai ini Demokrat berteriak ke arah AHY yang mengatakan jika 'AHY semakin manis tanpa Pak Anies', yang langsung berbuah respons santai dari AHY. "Sudah enggak apa-apa, sudah move on kan semuanya kan?" ucap AHY.

Baca juga: Demokrat Sudah Move On, Kader: AHY Semakin Manis Tanpa Pak Anies

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Herman Khaeron mengungkapkan jika pihaknya sudah melakukan komunikasi halus kepada koalisi Ganjar Pranowo dan juga Prabowo Subianto untuk bergabung kedalam salah satu koalisi tersebut. "Dalam level-level tertentu kami sudah ada komunikasi baik dengan pihak Pak Ganjar maupun pihaknya Pak Prabowo," kata Herman.

Herman mengatakan jika komunikasi politik yang dilakukan Demokrat sudah berjalan dengan baik dengan koalisi Ganjar ataupun Prabowo. Ke depannya, Herman mengaku keputusan akhir tetap berada di pimpinan partai "Alhamdulillah komunikasi baik mudah mudahan ini adalah jalan, apakah itu ke Pak Ganjar atau ke Pak Prabowo saya kira itu akan ditentukan oleh petinggi kita," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
GKSR Usulkan Parliamentary...
GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1%, Ferry Kurnia: Cegah Suara Terbuang
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Rekomendasi
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Berita Terkini
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved