Mahfud MD Dorong Negara ASEAN Ikut Tangani Kasus Perdagangan Orang
Senin, 04 September 2023 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, dia menuturkan bahwa sejumlah tindak pidana pencucian uang, obat-obatan terlarang, hingga terorisme hanya dapat ditangani dengan kerja sama antar lintas batas negara.
Dengan demikian, dia mengajak negara di ASEAN untuk turut berkontribusi guna meningkatkan kerja sama regional. Terutama dalam pengelolaan perbatasan antar negara, bantuan hukum hingga pertukaran informasi lintas batas negara.
"Kita perlu mendorong keterlibatan yang lebih besar dari masyarakat ASEAN dalam pengembangan Cetak Birunya (blue print). Ke depan, mari kita pastikan bahwa visi komunitas ASEAN 2045 dan dokumen kehadiran atau rencana strategisnya sesuai dengan tantangan saat ini dan masa depan," tuturnya.
Baca juga: Usut Tuntas TPPO, Kejagung Bebaskan 6 WNI Korban Perdagangan Orang di Bangkok
Sebagai informasi, Kementerian Luar Negeri telah menangani total 2.438 kasus perdagangan orang dalam kurun waktu 2020 hingga Mei 2023. Adapun korban tersebut berasal dari Kamboja, Myanmar, Filipina, Laos, Thailand, Vietnam, Malaysia, hingga Uni Emirat Arab.
Dengan demikian, dia mengajak negara di ASEAN untuk turut berkontribusi guna meningkatkan kerja sama regional. Terutama dalam pengelolaan perbatasan antar negara, bantuan hukum hingga pertukaran informasi lintas batas negara.
"Kita perlu mendorong keterlibatan yang lebih besar dari masyarakat ASEAN dalam pengembangan Cetak Birunya (blue print). Ke depan, mari kita pastikan bahwa visi komunitas ASEAN 2045 dan dokumen kehadiran atau rencana strategisnya sesuai dengan tantangan saat ini dan masa depan," tuturnya.
Baca juga: Usut Tuntas TPPO, Kejagung Bebaskan 6 WNI Korban Perdagangan Orang di Bangkok
Sebagai informasi, Kementerian Luar Negeri telah menangani total 2.438 kasus perdagangan orang dalam kurun waktu 2020 hingga Mei 2023. Adapun korban tersebut berasal dari Kamboja, Myanmar, Filipina, Laos, Thailand, Vietnam, Malaysia, hingga Uni Emirat Arab.
(kri)
Lihat Juga :