Mahfud MD Dorong Negara ASEAN Ikut Tangani Kasus Perdagangan Orang
Senin, 04 September 2023 - 13:40 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta kepada para negara di kawasan Asia Tenggara untuk ikut menangani kasus perdagangan orang. Foto/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta kepada para negara di kawasan Asia Tenggara untuk ikut menangani kasus perdagangan orang .
Hal ini disampaikannya saat membuka ASEAN Political Security Community Council Meeting ke-27 di Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan, Senin (4/9/2023).
Baca juga: KTT ke-43 ASEAN, Perdana Menteri Vietnam dan Timor Leste Tiba di Indonesia
"Sudah waktunya bagi kita untuk mendorong penerapannya oleh badan-badan sektoral terkait. Kita perlu memastikan pencegahan, penuntutan terhadap pelaku, dan perlindungan korban," ujar Mahfud.
Mahfud mengatakan dalam forum yang dihadiri sejumlah delegasi untuk kerja sama politik dan keamanan di ASEAN ini juga harus ikut menyelesaikan berbagai tantangan di kawasan Asia Tenggara. Misalnya yakni pemberantasan perdagangan manusia (trafficking in person/TIP).
Lebih lanjut, para pemimpin ASEAN pada Mei 2023 lalu telah mengadopsi Deklarasi Pemberantasan Perdagangan Manusia (TIP) yang disebabkan oleh penyalahgunaan teknologi.
"Kita perlu memastikan pencegahan, penuntutan terhadap pelaku, dan perlindungan korban. Hal ini tidak hanya berlaku untuk TPPO, namun juga untuk meningkatnya ancaman kejahatan terorganisir transnasional lainnya," jelas Mahfud.
Hal ini disampaikannya saat membuka ASEAN Political Security Community Council Meeting ke-27 di Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan, Senin (4/9/2023).
Baca juga: KTT ke-43 ASEAN, Perdana Menteri Vietnam dan Timor Leste Tiba di Indonesia
"Sudah waktunya bagi kita untuk mendorong penerapannya oleh badan-badan sektoral terkait. Kita perlu memastikan pencegahan, penuntutan terhadap pelaku, dan perlindungan korban," ujar Mahfud.
Mahfud mengatakan dalam forum yang dihadiri sejumlah delegasi untuk kerja sama politik dan keamanan di ASEAN ini juga harus ikut menyelesaikan berbagai tantangan di kawasan Asia Tenggara. Misalnya yakni pemberantasan perdagangan manusia (trafficking in person/TIP).
Lebih lanjut, para pemimpin ASEAN pada Mei 2023 lalu telah mengadopsi Deklarasi Pemberantasan Perdagangan Manusia (TIP) yang disebabkan oleh penyalahgunaan teknologi.
"Kita perlu memastikan pencegahan, penuntutan terhadap pelaku, dan perlindungan korban. Hal ini tidak hanya berlaku untuk TPPO, namun juga untuk meningkatnya ancaman kejahatan terorganisir transnasional lainnya," jelas Mahfud.
Lihat Juga :