Alasan MKD Abaikan Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Ketua DPR

Jum'at, 17 Maret 2017 - 13:33 WIB
Alasan MKD Abaikan Laporan...
Alasan MKD Abaikan Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Ketua DPR
A A A
JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR ‎tidak menindaklanjuti laporan yang diterima dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI)‎ tentang dugaan pelanggaran kode etik Ketua DPR Setya Novanto. Alasannya, keterlibatan Setya Novanto pada perkara dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) belum dibuktikan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

MKD DPR lebih memilih menunggu proses hukum perkara e-KTP di Pengadilan Tipikor ‎Jakarta, terutama yang menyangkut Setya Novanto. MKD juga belum melihat adanya dugaan pelanggaran etik oleh Setya Novanto.

"MKD tidak menindaklanjuti kasus ini karena masih dalam proses hukum," ujar Wakil Ketua MKD DPR Sarifuddin Sudding melalui telepon, Jumat (17/3/2017).

Koordinator Maki Boyamin Saiman mengungkapkan ada dua hal yang dicermati pada pernyataan Setya Novanto ‎yang mengaku tidak terlibat perkara e-KTP. Boyamin mengaku memiliki catatan bahwa pertemuan-pertemuan khusus Setya Novanto dalam proyek senilai Rp5,9 triliun itu ada. (Baca: Setya Novanto Siap Klarifikasi di Sidang Perkara E-KTP)

"Sekitar akhir 2010-awal 2011 di hotel Grand Mulia, Pak Setnov pagi-pagi bertemu dengan Andi Agustinus, Irman, Sugiharto dan Diah Anggraini," ungkap Boyamin di Gedung DPR, Kamis, 16 Maret 2017.
(kur)
Berita Terkait
Lebih Mudah Kroscek,...
Lebih Mudah Kroscek, Komisi II DPR Usul Vaksinasi Pakai E-KTP
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved