Merdeka dari Polusi Udara

Rabu, 30 Agustus 2023 - 05:18 WIB
loading...
A A A
Padahal, udara kotor itu tidak hanya dirasakan oleh pendukung salah satu tokoh politik baik yang disukai atau dibenci. Seperti halnya di ibu kota Jakarta. Siapa pun yang tinggal di dalamnya, pasti merasakan dampaknya. Yang mesti dipikirkan dan dilakukan adalah mencari solusi cepatnya dengan menghentikan polusi itu, bukan bertengkar berebut suara keberuntungan.

baca juga: Pengendalian Polusi Udara Jabodetabek, KLHK Inspeksi Satgas Lapangan

Pada pekan lalu (bahkan bisa juga hari ini), keadaan udara Jakarta pagi dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) tercatat berada di sekitar angka 161 AQI US atau masuk kategori tidak sehat sebesar 74,6 mikrogram per meter kubik. Daerah lain yang juga masuk kategori tidak sehat adalah Kota Pontianak Kalimantan Barat dengan 191 AQI, Tangerang Selatan dengan 185 AQI, Terentang Kuburaya 168 AQI, Kota Bandung 165 AQI, Mempawah 152 AQI, Serang Banten 152 AQI, Denpasar Bali 151 AQI, dan Sintang Kalbar 140 AQI. Di semua daerah tersebut, sama-sama berada pada kondisi yang tidak sehat.

Pemerintah berdiskusi intens untuk mencarikan jalan keluar. Minggu (27/8) kemarin dilakukan modifikasi cuaca yang selanjutnya pada kisaran jam 18.00 turun hujan dan dipandang efektif. Alternatif kebijakan lain adalah penerbitan pilihan jam kerja dari rumah (WFH) ataupun kerja di kantor (WFO). Kebijakan tersebut sudah diimplementasikan oleh Pemerintah DKI Jakarta.

Apakah masalah selesai? Tentu saja tidak, dan bahkan kepekatan polusi tidak berkurang signifikan. Membebaskan masyarakat dari polusi udara jauh lebih sulit dari memerdekakan dari penjajahan sebuah bangsa. Karena ia melawan dirinya. "Penjajah Baru" ini dilahirkan dari diri warganya yang berharap selalu menikmati kehidupannya dengan kendaraannya.

Mengubah Mind Set
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ISF 2024, Presiden Terpilih...
ISF 2024, Presiden Terpilih Prabowo Diminta Jadikan Polusi Udara Isu Prioritas
Bicara Udara Gandeng...
Bicara Udara Gandeng BRIN Siapkan Data untuk Penanganan Polusi
Jokowi Yakin Kualitas...
Jokowi Yakin Kualitas Udara IKN Lebih Baik Dibandingkan Jakarta
Bicara Udara Gandeng...
Bicara Udara Gandeng Kementerian BUMN Rilis Modul Korelasi Polusi Udara Terhadap Stunting
Temui 3 Capres, Bicara...
Temui 3 Capres, Bicara Udara Dorong Kualitas Udara Jadi Prioritas
Bicara Udara Ungkap...
Bicara Udara Ungkap Dampak Polusi Udara terhadap Stunting
Kualitas Udara Jakarta...
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Ini Respons Pramono
Pramono Didorong Perkuat...
Pramono Didorong Perkuat Komitmen Strategi Pengendalian Polusi Udara lewat Pergub
Polusi Udara Melanda...
Polusi Udara Melanda New Delhi, Warga Serukan Demonstrasi Massal
Rekomendasi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
Berita Terkini
Kawal Anggaran Negara,...
Kawal Anggaran Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Tuntas BGN hingga ke Daerah
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved