Kantor Pusat ACT Tutup Sementara, Layanan Kemanusiaan dan Kurban Tetap Optimal

Kamis, 30 Juli 2020 - 20:52 WIB
loading...
Kantor Pusat ACT Tutup...
Luasnya dampak multidimensi dari wabah tersebut menggerakkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk berada di lini terdepan melayani jutaan masyarakat Indonesia dan dunia yang terdampak.
A A A
JAKARTA - Lima bulan sudah pandemi Covid-19 mendera Indonesia. Tidak hanya menyerang di aspek kesehatan, Covid-19 juga melumpuhkan sendi ekonomi bangsa. Luasnya dampak multidimensi dari wabah tersebut menggerakkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk berada di lini terdepan melayani jutaan masyarakat Indonesia dan dunia yang terdampak.

Sejak Maret hingga akhir Juli ini, tercatat sekitar 250 ribu aksi kemanusiaan dilakukan dan menjangkau 26 provinsi di Indonesia dan 5 negara terdampak krisis kemanusiaan.

Aksi tersebut meliputi layanan kesehatan dan disinfeksi, rangkaian program pemenuhan kebutuhan pangan, hingga pemberdayaan bagi masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi dari pandemi.

Aksi ini melibatkan ratusan ribu dermawan, puluhan ribu relawan, dan ratusan karyawan di 43 kantor cabang ACT di 34 provinsi, dengan menaati peraturan pemerintah dalam menjalankan protokol penanganan Covid-19.

Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar menyampaikan, masifnya penanganan dampak Covid-19 tidak terlepas dari mendesaknya kebutuhan masyarakat selama pandemi, utamanya medis dan pangan. “Selama lima bulan terakhir ini, pandemi kian menggerogoti sektor medis dan ekonomi umat. Dampaknya sangat signifikan. Oleh karenanya kami terus berjuang membersamai perjuangan tim medis di garda terdepan hingga mendampingi masyarakat prasejahtera yang terdampak langsung resesi ekonomi akibat wabah corona. Kami gerakkan kepedulian masyarakat dan menyalurkannya melalui pendistribusian pangan hingga pemberdayaan usaha ultra mikro,” terang Ibnu, Kamis (30/7).

Dalam memberikan layanan terbaik bagi jutaan umat di masa pandemi ini, keluarga besar ACT pun tak luput dari ujian. Seiring dengan meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di Indonesia, saat ini 11 personil di kantor pusat ACT dan 1 anggota keluarga personil dinyatakan positif terpapar Covid-19 setelah melakukan swab test.

Penanganan sesuai protokol Covid-19 telah dilakukan, termasuk melaporkan kondisi ini ke ke Gugus Tugas Covid-19 Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Para personil tersebut langsung ditangani oleh tim dokter khusus, diberikan penanganan medis intensif, dan dukungan nutrisi optimal dalam proses isolasi mandiri sesuai protokol yang ada. Alhamdulillah, perkembangan kesehatan mereka semakin baik hingga hari ini.

“Setiap personil ACT memahami bahwa tugas kemanusiaan di saat pandemi Covid-19 sangat berat. Tapi bagi kami, hal yang lebih berat adalah menyaksikan banyak saudara kami yang sedang kesusahan bahkan sampai tidak punya lagi bahan pangan di rumah. Setelah 11 personil ACT dan 1 anggota keluarga dinyatakan terpapar Covid-19, kami berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Maka, ACT mengambil kebijakan untuk menutup sementara aktivitas kantor pusat ACT di Menara 165, Jakarta Selatan, untuk maslahat yang lebih besar,” tegas Ibnu.

Penutupan kantor pusat ini dimulai sejak Jumat (31/7) hingga Ahad (2/8). Kantor pusat ACT akan beraktivitas kembali pada Senin (3/8/2020) mendatang. Namun, ACT berkomitmen tetap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, baik di bidang kemanusiaan maupun dalam penyelenggaraan Iduladha melalui dukungan 43 kantor cabang ACT dan optimalisasi layanan online.

“Dengan segala kerendahan hati, kami mohon kesediaan sahabat-sahabat dermawan untuk mendoakan mereka agar kembali sehat wal afiat. Serta bagi ribuan relawan dan ratusan karyawan lainnya dijaga Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar tetap dalam kondisi prima, agar mampu optimal bekerja dalam berbagai misi kemanusiaan nasional dan global,” tutup Ibnu.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petinggi ACT Habiskan...
Petinggi ACT Habiskan Rp138 Miliar dari Lion Air untuk Gaji sampai Danai Koperasi
Jaksa Sebut Petinggi...
Jaksa Sebut Petinggi ACT Gunakan Duit Rp117 Miliar di Luar Peruntukan
Polri Ungkap Ketum Koperasi...
Polri Ungkap Ketum Koperasi Syariah 212 Akui Terima Rp10 Miliar dari ACT
Polri Sebut 4 Tersangka...
Polri Sebut 4 Tersangka ACT Sepakat Potong Dana Donasi Sebesar 20-30%
Polri Blokir 843 Rekening...
Polri Blokir 843 Rekening Terkait ACT, Sita Uang Rp11 Miliar
MUI Dukung Langkah Bareskrim...
MUI Dukung Langkah Bareskrim Polri Usut Tuntas Kasus ACT
MNC Life dan ACT Consulting...
MNC Life dan ACT Consulting Kolaborasi Membentuk Milenial Menjadi Pemimpin Masa Depan
Kasus Penggelapan Dana...
Kasus Penggelapan Dana Bantuan, Mantan Presiden ACT Ahyudin Divonis 3,5 Tahun Penjara
Eks Presiden ACT Ahyudin...
Eks Presiden ACT Ahyudin Divonis 3,5 Tahun Penjara
Rekomendasi
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
Berita Terkini
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved