Masih Banyak Urusan Lebih Penting, Perdamindo Anggap Pelabelan BPA Tidak Urgen
Kamis, 24 Agustus 2023 - 23:50 WIB
loading...
Perdamindo menilai aturan pelabelan BPA dalam kemasan galon tidak memiliki urgensi yang jelas. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Isu pelabelan BPA pada kemasan galon guna ulang terus bergulir. Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi pelabelan tersebut lantaran hanya menyasar galon dan bukan kemasan pangan secara keseluruhan.
Perkumpulan Dunia Air Minum Indonesia (Perdamindo) menilai aturan pelabelan BPA dalam kemasan galon tidak memiliki urgensi yang jelas. Pemerintah diminta untuk mengurusi masalah yang lebih penting dibanding menyematkan label BPA.
"Kalau menurut Perdamindo memang ya enggak urgent-urgent banget ya," kata Wakil Ketua Perdamindo Achmad Zuhry di Jakarta, Kamis (24/8/2023).
Baca juga: Pengusaha Depo Air Minum Tolak Pelabelan BPA
Meski siap mengikuti aturan pemerintah terkait hal tersebut, namun Perdamindo menilai ada kerugian dan keuntungan dari pelabelan itu. Achmad berpendapat, pemerintah lebih baik mengurusi masalah sampah plastik dibanding memberikan label BPA pada galon.
Menurut Achmad Zuhry, sejauh ini Perdamindo telah meminta kepada seluruh anggota agar berhati-hati dalam melayani masyarakat. Dia mengatakan, depot diminta membersihkan galon sebelum diisi ulang dengan tidak merusak kemasan agar tidak ada senyawa yang bermigrasi.
Perkumpulan Dunia Air Minum Indonesia (Perdamindo) menilai aturan pelabelan BPA dalam kemasan galon tidak memiliki urgensi yang jelas. Pemerintah diminta untuk mengurusi masalah yang lebih penting dibanding menyematkan label BPA.
"Kalau menurut Perdamindo memang ya enggak urgent-urgent banget ya," kata Wakil Ketua Perdamindo Achmad Zuhry di Jakarta, Kamis (24/8/2023).
Baca juga: Pengusaha Depo Air Minum Tolak Pelabelan BPA
Meski siap mengikuti aturan pemerintah terkait hal tersebut, namun Perdamindo menilai ada kerugian dan keuntungan dari pelabelan itu. Achmad berpendapat, pemerintah lebih baik mengurusi masalah sampah plastik dibanding memberikan label BPA pada galon.
Menurut Achmad Zuhry, sejauh ini Perdamindo telah meminta kepada seluruh anggota agar berhati-hati dalam melayani masyarakat. Dia mengatakan, depot diminta membersihkan galon sebelum diisi ulang dengan tidak merusak kemasan agar tidak ada senyawa yang bermigrasi.
Lihat Juga :