Mentan Dorong Sulsel Jadi Lokomotif Ternak Sapi Kerbau Nasional
Kamis, 30 Juli 2020 - 18:25 WIB
loading...
Semua pihak perlu menggerakkan seluruh sumberdaya yang ada untuk pembangunan peternakan, itu semua demi mewujudkan Indonesia sebagai sumber pangan dunia.
A
A
A
SINJAI - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan panen 500 ekor pedet (sapi) beserta induknya di Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan (30/07). Kegiatan ini sekaligus memantau realisasi program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) di Kabupaten Sinjai.
Program ini juga merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengakselerasi pertumbuhan populasi dan peningkatan produksi ternak sapi dan kerbau dalam negeri.
"Sikomandan saya nilai sebagai langkah nyata pemerintah bersama masyarakat untuk mengakselerasi pertumbuhan populasi dan peningkatan produksi ternak sapi dan kerbau di dalam negeri," ujar Menteri SYL.
Dijelaskan, kegiatan Sikomandan ini merupakan salah satu fokus kegiatan utama jajaran Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan. Sikomandan juga merupakan rangkaian kegiatan yang tidak terpisahkan dari kegiatan tahun sebelumnya dan dirancang dengan pendekatan yang lebih melibatkan peran aktif para petugas teknis dan masyarakat sebagai pelaku pembangunan.
Untuk mendorong keberhasilan program Simomandan ini, Menteri SYL mengajak masyarakat untuk meningkaykan kesadaran akan pentingnya protein hewani. Harapannya ini bisa menjadi pendorong semangat bagi semua pihak untuk berupaya mewujudkan swasembada protein hewani.
Menteri SYL menerangkan, upaya mewujudkan swasembada protein hewani tidak sebatas pada kemampuan penyediaan pangan asal hewan yang cukup bagi masyarakat, tetapi juga harus disertai dengan peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat yang berbasis sumberdaya lokal.
Program ini juga merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengakselerasi pertumbuhan populasi dan peningkatan produksi ternak sapi dan kerbau dalam negeri.
"Sikomandan saya nilai sebagai langkah nyata pemerintah bersama masyarakat untuk mengakselerasi pertumbuhan populasi dan peningkatan produksi ternak sapi dan kerbau di dalam negeri," ujar Menteri SYL.
Dijelaskan, kegiatan Sikomandan ini merupakan salah satu fokus kegiatan utama jajaran Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan. Sikomandan juga merupakan rangkaian kegiatan yang tidak terpisahkan dari kegiatan tahun sebelumnya dan dirancang dengan pendekatan yang lebih melibatkan peran aktif para petugas teknis dan masyarakat sebagai pelaku pembangunan.
Untuk mendorong keberhasilan program Simomandan ini, Menteri SYL mengajak masyarakat untuk meningkaykan kesadaran akan pentingnya protein hewani. Harapannya ini bisa menjadi pendorong semangat bagi semua pihak untuk berupaya mewujudkan swasembada protein hewani.
Menteri SYL menerangkan, upaya mewujudkan swasembada protein hewani tidak sebatas pada kemampuan penyediaan pangan asal hewan yang cukup bagi masyarakat, tetapi juga harus disertai dengan peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat yang berbasis sumberdaya lokal.
Lihat Juga :