Heroik Mbah Abdul Kodir dari Tanah Blitar

Kamis, 17 Agustus 2023 - 18:37 WIB
loading...
A A A
Berkisah tentang perjuangannya, Mbah Kodir mengaku hanya bermodalkan semangat dan semangat, dengan tujuan mengusir penjajah. “Saya pejuang rakyat dari KODM AD (komando onder distrik militer, semacam Kodam saat ini). Waktu di kesatuan, saya diberi pangkat letnan satu, di Kawedanan Srengat,” katanya.

Ketika ditanya pangkat terakhir, Kodir hanya tertawa, “Nggak tahu, saya tidak pernah ngurus pangkat.”

Ketika Belanda menyerah dan mengakui kedaulatan Indonesia, perang pun berakhir. Kodir kembali ke kampung dan melakoni profeso sebagai petani. “Saya menikah umur 45. Istri saya 35 tahun,” katanya.

Ia menggarap tanah warisan kakeknya seluas 3 bahu. Ukuran bahu atau bau (dari bouw, kata bahasa Belanda, berarti "garapan") dalam agraria adalah satuan luas lahan yang dipakai di beberapa tempat di Indonesia, terutama di Jawa. Ukuran bahu agak bervariasi, namun kebanyakan adalah 0,70 hingga 0,74 hektare (7.000-7.400 meter persegi) dan ada pula yang menyamakannya dengan 0,8 ha.

Saat ditanya resep panjang usianya, Mbah Kodir kembali mengatakan, “Saya selalu gembira. Saya suka nembang Dandang Gula. Lagu Jepang juga saya hafal,” katanya. Lalu ia pun menyanyikan sebuah lagu berbahasa Jepang dengan lancar didengarkan rombongan PPAD.

PPAD Peduli


Atas saran keluarga dan Kodim Blitar, segera dilakukan renovasi pada sejumlah bagian rumah yang rusak, serta pemasangan conblock di halaman depan. “PPAD dibantu BUMN MIND ID juga menyerahkan obat-obatan, kursi roda, tempat tidur, serta bantuan dua tenaga medis untuk merawat keseharian Abdul Kodir,” ujar Brigjen Purn Edison S.E, MM, Akmil 1988.

Abdul Kodir tak dapat menyembunyikan rasa haru dan terima kasihnya atas kehadiran dan bantuan PPAD bersama BUMN MIND ID. “Tidak mengira, akan datang bapak-bapak dari Jakarta dan Surabaya memberi perhatian dan bantuan. Terima kasih kepada jenderal Doni Monardo beserta pengurus PPAD, serta MIND ID yang telah membantu ayah kami,” ujar Ahmad Widodo, salah seorang putra Abdul Kodir.

Widodo bercerita, asal-usul ayahnya dari Desa Mangunan, Udanawu, kurang lebih 12 kilometer dari Desa Maron, Srengat. “Ini desa ibu,” kata Widodo seraya menambahkan bahwa Istri Abdul Kodir bernama Nursyamsiah sudah berpulang pada 2006.

“Kami anak-anaknya malah tidak pernah diceritain soal perjuangan Bapak. Jadi tahunya kami ya cuma bapak seorang veteran,” tuturnya.

Sudah hampir dua tahun, Mbah Kodir terbaring di tempat tidur, karena salah satu kakinya tidak bisa digerakkan akibat terpeleset di kamar mandi. “Pas jatuh, kami tidak ada di rumah,” kata Widodo.

Semasa sehat, Kodir rajin bertani dan memelihara ayam kampung. Ia juga dikenal senang menyapu dan bersih-bersih sekitar rumah. Begitulah, semangat Mbah Kodir tetap menyala, menyambut HUT ke-78 RI.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemhan Bersama Yayasan...
Kemhan Bersama Yayasan Rabu Biru Beri Layanan Kesehatan Bagi Veteran dan Warakawuri
Wali Kota Eri Cahyadi...
Wali Kota Eri Cahyadi Terima Penghargaan Tertinggi Bintang LVRI dari Legiun Veteran RI
76 Calon Paskibraka...
76 Calon Paskibraka Jalani Diklat di Jakarta sebelum ke IKN, Ini Daftar Namanya
Video Viral Halalkan...
Video Viral Halalkan Tukar Pasangan Suami Istri di Blitar, Kemenag Ambil Tindakan
Gempa Magnitudo 4,6...
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Blitar, Getaran Terasa hingga Malang dan Pacitan
Peduli Kesehatan Veteran,...
Peduli Kesehatan Veteran, Ladokgi TNI AL Terima Penghargaan dari LVRI
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Sulit Menemukan Pekerjaan,...
Sulit Menemukan Pekerjaan, Pria Rusia Ini Pilih Ditangkap dan Dipenjara
Unitomo Pemberdayaan...
Unitomo Pemberdayaan Kewirausahaan dan Manajemen Koperasi Ponpes Ibnu Mas’ud Blitar
Rekomendasi
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Berita Terkini
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved