Pegawai KAI Tersangka Terorisme, KH Said Aqil Siradj: Virus Radikalisme Bisa Muncul di Mana Saja

Selasa, 15 Agustus 2023 - 11:37 WIB
loading...
Pegawai KAI Tersangka...
Komut PT Kereta Api Indonesia (KAI), KH Said Aqil Siradj mengatakan, virus radikalisme bisa muncul di mana saja. Foto/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Komisaris Utama (Komut) PT Kereta Api Indonesia (KAI), KH Said Aqil Siradj menanggapi salah satu pegawainya yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri karena terlibat jaringan teroris . Pegawaian PT KAI berinisial DE itu ditangkap Densus 88 Antiteror di Bekasi, kemarin.

"Ternyata radikalisme, terorisme ada di mana-mana. Sampai saat ini masih ada dan ancaman kita semua," katanya di Hotel Ilira Banyuwangi, Selasa (15/8/2023).

Baca juga: Jejak Karyawan KAI Tersangka Teroris, Gabung MIB hingga Baiat ke ISIS

Menurutnya, kasus ini menjadi pukulan telak bagi BUMN, khususnya KAI yang bernaung di bawahnya mengingat radikalisme baginya bukan dari karakter bangsa. "Sesungguhnya ini asing bagi karakter bangsa kita. Itu jelas virus radikalisme, terorisme, bukan karakter bangsa," ucapnya.

Sebelumnya, Densus 88 menggelar operasi senyap di Harapan Jaya, Bekasi. Mereka menangkap satu terduga teroris yang diketahui merupakan karyawan PT KAI. “Tersangka DE, karyawan KAI,” kata Kabag Ops Densus 88, Kombes Aswin Siregar.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
2 Brigjen Pol dan 1...
2 Brigjen Pol dan 1 Kombes Pol Dapat Penugasan di Densus 88 Antiteror dalam Mutasi Polri Terbaru
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Daop 1 Jakarta Tambah 9 Perjalanan Kereta Jarak Jauh
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Membaca Dinamika Menuju...
Membaca Dinamika Menuju Muktamar ke-35 NU
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Rekomendasi
5 Fakta Timnas Spanyol...
5 Fakta Timnas Spanyol Mandul Lawan Cape Verde di Piala Dunia 2026
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved