Kiai Said Aqil Siroj: Waspadai Krisis Komitmen Kebangsaan dan Merebaknya Virus Budaya
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 00:25 WIB
loading...
A
A
A
“Waspadai krisis komitmen kebangsaan dan virus budaya yang berpotensi menghancurkan kedaulatan dan masa depan bangsa. Kini saatnya warga bangsa segera melakukan konsolidasi nasional dan membangun kembali konsensus bersama untuk merajut kesatuan dan persatuan bangsa, mengkonstruksi strategi kebudayaan secara komprehenshif."
"Sehingga bangsa Indonesia tidak kehilangan nilai dan jati dirinya. Identitas nasional harus diperkuat sembari terus mengembangkan kearifan lokal, yang mampu menopang keragaman. Virus-virus budaya dan dekadensi moral harus segera diberantas," sambungnya.
Dalam keterangan terpisah, Ketua Panitia yang sekaligus Ketua Islam Nusantara Foundation Helmy Faisal Zaini menyampaikan bahwa pidato kebudayaan ini penting diselenggarakan dan setiap tahun akan digelar. Hal ini didedikasikan sebagai bagian dari upaya untuk mencintai Indonesia dengan cara membentangkan fakta sejarah, realitas kekinian, dan membangun visi masa depan Indonesia.
"Agar seluruh stakholders bangsa bangun, bergerak, dan merasa memiliki Indonesia serta mampu menjadi warga bangsa Indonesia, yang terlibat aktif dalam mencerdaskan bangsa, mengentaskan kemiskinanan, membangun kemakmuran dan kemandirian, menegakkan keadilan, menjunjung tinggi peradaban yang luhur, serta mewujudkan peradaban yang gemilang," paparnya.
Terkait alasan pidato kebudayaan dilaksanakan di Gedung Joeang 45, Helmy yang juga Anggota DPR RI menyatakan penting bagi semua generasi bangsa untuk memiliki spirit juang 45, meneladani ketangguhan para pejuang dan pendiri bangsa, serta menapak jejak semangat kemerdekaan yang bisa diserap dan dipancarkan dari Gedung Joeang 45 ini.
"Pidato Kebudayaan ini digungkan dari Gedung Joeang 45 untuk ditransmisikan ke seluruh hati sanubari warga bangsa Indonesia dan dipantulkan sebagai doa dan pengharapan kepada Allah SWT untuk Indonesia masa depan yang lebih gemilang," kata dia.
Baca juga: Tadarus Peradaban: Dunia Harus Waspadai Bencana Ekologis
Helmy yang mantan Sekjen PBNU itu menambahkan bahwa acara pidato kebudayaan dihadiri banyak tokoh dari semua unsur dan elemen masyarakat, organisasi-organisasi Islam dan organisasi-organisasi keagamaan. Hadir dalam kesempatan ini Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar dan Gus Miftah Maulana Habiburrahman dan banyak tokoh-tokoh lainnya.
"Sehingga bangsa Indonesia tidak kehilangan nilai dan jati dirinya. Identitas nasional harus diperkuat sembari terus mengembangkan kearifan lokal, yang mampu menopang keragaman. Virus-virus budaya dan dekadensi moral harus segera diberantas," sambungnya.
Dalam keterangan terpisah, Ketua Panitia yang sekaligus Ketua Islam Nusantara Foundation Helmy Faisal Zaini menyampaikan bahwa pidato kebudayaan ini penting diselenggarakan dan setiap tahun akan digelar. Hal ini didedikasikan sebagai bagian dari upaya untuk mencintai Indonesia dengan cara membentangkan fakta sejarah, realitas kekinian, dan membangun visi masa depan Indonesia.
"Agar seluruh stakholders bangsa bangun, bergerak, dan merasa memiliki Indonesia serta mampu menjadi warga bangsa Indonesia, yang terlibat aktif dalam mencerdaskan bangsa, mengentaskan kemiskinanan, membangun kemakmuran dan kemandirian, menegakkan keadilan, menjunjung tinggi peradaban yang luhur, serta mewujudkan peradaban yang gemilang," paparnya.
Terkait alasan pidato kebudayaan dilaksanakan di Gedung Joeang 45, Helmy yang juga Anggota DPR RI menyatakan penting bagi semua generasi bangsa untuk memiliki spirit juang 45, meneladani ketangguhan para pejuang dan pendiri bangsa, serta menapak jejak semangat kemerdekaan yang bisa diserap dan dipancarkan dari Gedung Joeang 45 ini.
"Pidato Kebudayaan ini digungkan dari Gedung Joeang 45 untuk ditransmisikan ke seluruh hati sanubari warga bangsa Indonesia dan dipantulkan sebagai doa dan pengharapan kepada Allah SWT untuk Indonesia masa depan yang lebih gemilang," kata dia.
Baca juga: Tadarus Peradaban: Dunia Harus Waspadai Bencana Ekologis
Helmy yang mantan Sekjen PBNU itu menambahkan bahwa acara pidato kebudayaan dihadiri banyak tokoh dari semua unsur dan elemen masyarakat, organisasi-organisasi Islam dan organisasi-organisasi keagamaan. Hadir dalam kesempatan ini Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar dan Gus Miftah Maulana Habiburrahman dan banyak tokoh-tokoh lainnya.
(kri)
Lihat Juga :