Rekalibrasi Spiritual untuk Wujudkan Dunia yang Lebih Baik

Jum'at, 24 April 2026 - 06:36 WIB
loading...
Rekalibrasi Spiritual...
Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) sebagai Asosiasi Ormas Islam Indonesia bersama Kuil Mii Dera Kyoto Jepang, dan Sakuranesia Menggelar Peace Dialogue di Kyoto Jepang pada 20 April 2026 yang diselenggarakan di Kuil Miidera Jepang. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Kecanggihan teknologi dengan kompleksitasnya, telah melahirkan tantangan baru bagi kehidupan manusia. Di satu sisi kemajuan teknologi memunculkan peradaban unggul, namun di sisi lain juga memunculkan risiko eksistensial (existential risk), dehumanisasi, demoralisasi dan bahkan dalam jangka panjang, bila tidak terkendali dan disalahgunakan sangat memungkinkan menjadi senjata bagi genosida manusia dan penghancuran peradaban.

Realitas ketegangan geopolitik dan ancaman perang dunia ketiga, baik yang dipicu karena kompetisi persenjataan modern maupun akibat konflik kepentingan, telah nyata mengacaukan stabilitas global dan melahirkan disharmoni dunia. Kehidupan yang damai dan harmonis menjadi terancam. Dunia membutuhkan pendekatan baru yang cerdas, cepat, dan jitu untuk mensolusikan dan menjawab berbagai problematika kehidupan global dan kompetisi teknologi yang semakin canggih dan kompleks.

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) sebagai Asosiasi Ormas Islam Indonesia bersama Kuil Mii Dera Kyoto Jepang, dan Sakuranesia Menggelar Peace Dialogue di Kyoto Jepang pada 20 April 2026 yang diselenggarakan di Kuil Miidera Jepang. Pararel dengan hal tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Tenma Hospital Group untuk Pengembangan Rumah Sakit, Riset dan Pengembangan Stem Cell serta Pelayanan Kesehatan Berbasis Pendekatan Spiritual dan Natural Medicine.

Rekalibrasi Spiritual untuk Wujudkan Dunia yang Lebih Baik


Baca juga: AS Cegat Kapal Majestic X di Samudra Hindia, Dituding Bawa Minyak dari Iran



Ketua Umum LPOI Prof Dr. KH. Said Aqil Siroj menyampaikan bahwa dunia tengah memasuki babak baru dengan berbagai kemajuan, dinamika, dan kompleksitasnya. “Kompetisi global dan konflik kepentingan antarblok peradaban yang semakit ketat dan telah memicu peperangan serta telah merugikan masa depan kemanusiaan dan perdamaian. Oleh karenanya dibutuhkan Rekalibrasi Spiritual untuk mewujudkan tatanan dunia yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan persnya, Jumat (24/4/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved