Sudah Banyak Bukti, Pemerintah Didorong Perjelas Status NII sebagai DTTOT
Selasa, 18 Juli 2023 - 05:41 WIB
loading...
A
A
A
"Kita tidak bisa pungkiri bahwa organisasi-organisasi teror yang ada di Indonesia hari ini, semuanya berawal dari rahim yang sama, yaitu dari NII versinya Kartosoewirjo. Gerakan NII kemudian bermetamorfosis dalam berbagai zamannya sampai ke Ajengan Masduki, Adah Jaelani, dan juga kemudian memecah diri melalui kelompok Abdullah Sungkar dan Abu Bakar Baasyir yang kemudian kita kenal sebagai Jamaah Islamiyah," katanya.
Ia berpesan agar aparat penegak hukum tidak terkecoh dengan segala pernyataan yang dikemukakan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang. Perlu diteliti lebih lanjut tentang kegiatan apa saja yang dilakukan Panji Gumilang ketika memimpin pesantren Al Zaytun.
"Kalau saya pribadi begini, Panji Gumilang ini bisa saja dia mengaku Pancasilais, tapi sebenarnya dia itu masih melakukan proses konsolidasi setiap tanggal 1 Muharram di Al-Zaytun, yang mendatangkan ribuan orang dari luar Al Zaytun untuk proses-proses konsolidasi,” ungkapnya.
Aktivis yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia ini menambahkan, proses konsolidasi secara rutin di Al Zaytun telah terbukti karena banyak pengakuan dari orang-orang terdekat Panji Gumilang. Pengakuan Maulana dari Kalimantan Selatan, beberapa mantan pengajar dan alumni Al Zaytun yang mengatakan, banyak sekali orang-orang liar yang dimasukkan pada acara tahunan 1 Muharram yang sama sekali tidak terkait dengan Al Zaytun.
Ia berpesan agar aparat penegak hukum tidak terkecoh dengan segala pernyataan yang dikemukakan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang. Perlu diteliti lebih lanjut tentang kegiatan apa saja yang dilakukan Panji Gumilang ketika memimpin pesantren Al Zaytun.
"Kalau saya pribadi begini, Panji Gumilang ini bisa saja dia mengaku Pancasilais, tapi sebenarnya dia itu masih melakukan proses konsolidasi setiap tanggal 1 Muharram di Al-Zaytun, yang mendatangkan ribuan orang dari luar Al Zaytun untuk proses-proses konsolidasi,” ungkapnya.
Aktivis yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia ini menambahkan, proses konsolidasi secara rutin di Al Zaytun telah terbukti karena banyak pengakuan dari orang-orang terdekat Panji Gumilang. Pengakuan Maulana dari Kalimantan Selatan, beberapa mantan pengajar dan alumni Al Zaytun yang mengatakan, banyak sekali orang-orang liar yang dimasukkan pada acara tahunan 1 Muharram yang sama sekali tidak terkait dengan Al Zaytun.
Lihat Juga :