Alasan Yulia Maria Tolong Ibu Melahirkan di Pesawat: Ingat Pesan Ayah dan Pernah Kehilangan Anak

Kamis, 06 Juli 2023 - 12:13 WIB
loading...
Alasan Yulia Maria Tolong...
Makeup Artist (MUA) Yulia Maria membantu persalinan di pesawat dari Jakarta menuju Surabaya. Kisah ini pun diangkat oleh Partai Perindo melalui Podcast Aksi Nyata pada Rabu (5/7/2023) sore. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Viral cerita seorang Makeup Artist (MUA) Yulia Maria yang membantu persalinan di pesawat dari Jakarta menuju Surabaya, menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Kisah ini pun diangkat oleh Partai Perindo melalui Podcast Aksi Nyata pada Rabu (5/7/2023) sore.

Lantas, apa yang membuat Yulia Maria bersusah payah untuk menolong ibu melahirkan di dalam pesawat padahal dia tidak memiliki kemampuan di bidang medis ataupun didampingi oleh tenaga medis?

Awalnya, ia teringat pesan ayahnya untuk selalu peduli saat melihat kecelakaan atau kejadian di jalan, karena siapa tahu ada orang yang harus ditolong. Itulah yang mendorong dirinya untuk berjalan ke belakang melihat apa yang terjadi.

"Nah saya ingat pesan Bapak saya waktu itu. Kalau kamu terjadi apa-apa di jalan ngelihat kecelakaan atau apa sempetin kamu turun, kamu lihat itu siapa kali aja itu keluarga, orang tua atau adik atau apa bisa kamu langsung tolong gitu kan," kata Yulia dalam podcast itu.

Baca Juga: Kisah Yulia Maria Menolong Ibu Melahirkan di Pesawat

Yulia melanjutkan, selain rasa penasarannya yang mendorongnya berjalan ke belakang pesawat, dia juga pernah kehilangan anak. "Saya pernah kehilangan anak gitu kan ya. Itu yang membuat saya harus tolong, baik. Itu ya pasti sakit loh ibunya kalau kehilangan anaknya."

Untuk itu, Yulia berpesan bahwa sebagai sesama manusia harus saling peduli, harus melakukan kebaikan. Bahkan, saat berada dalam keadaan tidak baik pun harus bisa menolong orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paradoks Persaudaraan...
Paradoks Persaudaraan Manusia di Asia Tenggara
Jejak Gus Dur Dalam...
Jejak Gus Dur Dalam Penegakan Keadilan Ekologis
Cegah Dehumanisasi,...
Cegah Dehumanisasi, Pengembangan Teknologi Harus Diperkuat Nilai Kehidupan Sosial
Relevansi Islam Humanitarian...
Relevansi Islam Humanitarian bagi Indonesia Kontemporer
Pemerintah dan DPR Sepakati...
Pemerintah dan DPR Sepakati RUU KIA, Cuti Ibu Melahirkan Paling Singkat 3 Bulan
25 Contoh Nilai Kemanusiaan...
25 Contoh Nilai Kemanusiaan dalam Kehidupan Sehari Hari
Ibu Melahirkan di Jalan...
Ibu Melahirkan di Jalan Rusak Mamuju Sulbar, Nihayatul DPR Soroti Ketimpangan Akses Kesehatan
HIBT Indonesia Pererat...
HIBT Indonesia Pererat Simpul Kebersamaan dengan Warga dan Komunitas di Bekasi
Guru Besar UNJ: Kekerasan...
Guru Besar UNJ: Kekerasan Bersenjata di Papua Ancaman Serius bagi Kemanusiaan
Rekomendasi
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Berita Terkini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved