Hindari Kasus Impor COVID-19, Pintu Keluar-Masuk Wilayah Harus Dijaga

Senin, 27 Juli 2020 - 14:05 WIB
loading...
Hindari Kasus Impor...
Alun-Alun Kota Tegal ditutup beberapa waktu lalu. Untuk mengindari terjadinya imported case COVID-19, maka pintu keluar masuk haru dijaga. Foto/iNews/Yunibar
A A A
JAKARTA - Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19, dr Dewi Nur Aisyah mengatakan untuk menghindari imported cases atau kasus masuk COVID-19 , perbatasan keluar-masuk wilayah harus dijaga.

"Yang pernah kita pelajari juga di antaranya adalah satu, mereka dengan tetap menjaga perbatasan wilayah keluar masuk. Ini salah satunya, karena ini mungkin menghindari adanya imported cases ( COVID-19 ) dari luar ke dalam," di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Menurut Dewi, geografis suatu wilayah juga mempengaruhi. "Jadi kalau kita lihat kabupaten kota di Indonesia secara geografis juga agak-agak apa ya jauh dengan yang lainnya. Sehingga ketika perbatasannya dijaga dengan baik, maka bisa jadi kasus penularan dari luar ke dalam ini dapat ditahan. Dan yang di dalam ketika sudah tahu ada yang positif ini langsung harus dikarantina. Langsung kalau misalnya ada gejala berat dia dirawat sehingga dia bisa sembuh dalam waktu kurang lebih 2 minggu ke depan," ungkap Dewi.(Baca juga: Karantina Mandiri karena Corona, Ini Kegiatan Wakil Wali Kota Solo )

Terbukti, kata dewi, saat ini semakin banyak kabupaten/kota yang masuk ke dalam zona hijau risiko penyebaran Covid-19. "Jadi kalau misalnya kita melihat pengumuman zonasi risiko daerah di pekan lalu kita melihat ada pergerakan beberapa kabupaten kota itu masuk dari risiko rendah ke dalam zona hijau," kata Dewi.

Dewi pun menjelaskan, zona hijau terbagi dua kategorisasinya, yang pertama adalah untuk wilayah yang memang sejak awal tidak ada kasus atau belum tercatat kasus COVID-19 di sana atau nol kasusnya. Kedua, pernah tercatat kasus COVID-19 tapi tidak ditemukan lagi kasus selama 4 minggu berturut-turut.

"Kemudian yang kedua, ini yang lebih hebat adalah mereka yang sudah pernah terdampak artinya sudah pernah tercatat kasus COVID-19 positif di sana. Kemudian mereka berhasil untuk menurunkan laju penularan. Sehingga tidak ditemukan lagi kasus COVID-19 selama 4 minggu berturut-turut, 4 pekan terakhir," kata Dewi. (Baca juga: Dalam 5 Bulan, Kasus Positif Covid-19 Tembus Angka 100.000 )

Bahkan, kata Dewi, angka kesembuhannya 100%. "Artinya tidak boleh ada yang meninggal di sana karena COVID. Jadi penanganannya juga meskipun sudah pernah ada kasus, penanganannya sangat baik, sehingga tidak ada yang meninggal dan angka kesembuhannya 100%," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Berita Terkini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved