Menimbang Terknologi Genomik di dalam RUU (OBL) Kesehatan

Kamis, 22 Juni 2023 - 18:03 WIB
loading...
A A A
Keempat, berpotensi menimbulkan diskriminasi dan pelanggaran HAM serius. Kelima, tentu saja berpotensi menimbulkan masalah etik dalam pelayanan kesehatan dan kedokteran.

Bagi bangsa Indonesia sendiri, perlu sangat berhati-hati terkait pengembangan teknologi genomik ini sebab menyangkut data diri dan riwayat hidup manusia Indonesia secara keseluruhan. Teknologi genomik bukan saja terkait dengan kesehatan dan ketahahan kesehatan, tetapi terkait dengan ketahanan dan keamanan negara serta keamanan warga negara Indonesia sendiri.

Karena itu penelitan dan pengembangan teknologi genomik harus dikelola sangat hati-hati dan dengan tingkat keamanan yang sangat tinggi oleh ilmuan yang juga bermoral tinggi. Pengalihan dan penggunaan material dalam bentuk spesimen klinik dan materi biologis, muatan informasi dan/atau data ke luar wilayah Indonesia, memberi peluang lebih besar penyalahgunaan dan bocornya data genomik rakyat Indonesia.

Bocornya data genomik ini lebih sensitif dan berbahaya dibanding bocornya data penduduk yang selama ini sering diributkan. Kebocoran data genomik ini berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk menciptakan senjata biologis dan bioterorisme. Senjata ini tentu saja dapat menjadi acaman bagi bangsa Indonesia dan ancaman global yang amat serius.

Karena menyangkut ketahatan dan keamanan negara serta warga negara maka hemat penulis penelitian dan pengem-bangan teknologi genomik tidak cukup berada di bawah pengawasan kementerian kesehatan saja. Apalagi di bawah pengelolaan swasta dan asing. Teknologi genomik semestinya berada di bawah pengawasan Kementerian Pertahanan atau Markas Besar TNI.

Indonesia perlu melindungi data genomiknya melalui un-dang-undang khusus tentang genomik secara berlapis. Ti-dak cukup dengan UU (OBL) Kesehatan. Negara Australia sendiri, ungkap dr Dicky Budiman PhD, melindungi data pengurutan genomnya dengan tiga undang-undang. Hal ini dilakukannya karena Australia memandang data pengurutan genomnya sangat penting dengan beberapa alasan, termasuk menjaga privasi, tindakan pencegahan, dan memastikan keamanan nasionalnya.

Catatan Akhir
Sekali pun pembahasan RUU (OBL) Kesehatan tahap pertama telah rampung dan telah menyerahkan kepada pimpinan DPR untuk pengesahannya, namun tidak ada salahnya pimpinan DPR untuk merenungkan kembali beberapa pasal terkait teknologi genomik ini. Mengingat bila bangsa Indonesia tidak berhati-hati dalam mengembangkannya tentu bukan mashlahat yang diperoleh, namun bencana besar yang kemungkinan dituainya.

Pengembangan teknologi genomik ini wajib berada ditangan ilmuan bermoral tinggi dari warga berbangsa Indonesia dan oleh lembaga negara yang mampu menjaga dan melindunginya. Melindungi data genomik adalah sangat pentingan sebab menyangkut ketahanan serta keamanan negara dan warga negara. Dan tentu saja menyangkut kedaulatan negara dalam jangka pajang. Wallahu a'lam bishawab.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Deteksi Kesehatan Dini...
Deteksi Kesehatan Dini di Cirebon, 6 dari 10 Peserta Berisiko Tinggi
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved