RUU Kesehatan Panen Kritikan
Kamis, 15 Juni 2023 - 19:56 WIB
loading...
A
A
A
Dia menilai RUU tersebut sangat sentralistik, padahal saat ini sudah di era desentralisasi. “Dimudahkannya keterlibatan tenaga kesehatan asing ke depan di sektor kesehatan Indonesia justru berbalik dengan iklim berbagai negara di dunia yang sangat memberatkan keterlibatan tenaga kesehatan asing di negara mereka,” ujarnya.
Ketua Umum Masyarakat Konstitusi Indonesia Muhammad Joni mengungkapkan RUU ini cacat hukum. Kata dia, di Mahkamah Konstitusi (MK) keseluruhan UU Omnibus Law sudah dinyatakan cacat hukum bersyarat.
“Kita sudah menang 3 kali di sidang MK terkait UU Omnibus Law ini, sehingga kita sekarang berjalan dengan PERPU, dan dikembalikan ke DPR RI dengan tidak banyak perubahan dan minimnya keterlibatan Perwakilan masyarakat Indonesia, seperti dunia kampus dan organisasi-organisasi terkait,” ungkapnya.
Ketua Umum Relawan Kesehatan Indonesia Agung Nugroho mengatakan, RUU Kesehatan ini sejak awal diajukan banyak terdapat kontroversi. Namun, kata dia, DPR dan pemerintah tetap memaksakan agar RUU ini bisa menjadi UU.
“Di tengah kita berhadapan dengan rezim bergaya kerajaan dan lebih mirip dengan gaya kepemimpinan Raja Amangkurat, di mana semua pihak yang menghalangi keinginan sang raja akan ditumpas kelor,” imbuhnya.
Ketua Umum Masyarakat Konstitusi Indonesia Muhammad Joni mengungkapkan RUU ini cacat hukum. Kata dia, di Mahkamah Konstitusi (MK) keseluruhan UU Omnibus Law sudah dinyatakan cacat hukum bersyarat.
“Kita sudah menang 3 kali di sidang MK terkait UU Omnibus Law ini, sehingga kita sekarang berjalan dengan PERPU, dan dikembalikan ke DPR RI dengan tidak banyak perubahan dan minimnya keterlibatan Perwakilan masyarakat Indonesia, seperti dunia kampus dan organisasi-organisasi terkait,” ungkapnya.
Ketua Umum Relawan Kesehatan Indonesia Agung Nugroho mengatakan, RUU Kesehatan ini sejak awal diajukan banyak terdapat kontroversi. Namun, kata dia, DPR dan pemerintah tetap memaksakan agar RUU ini bisa menjadi UU.
“Di tengah kita berhadapan dengan rezim bergaya kerajaan dan lebih mirip dengan gaya kepemimpinan Raja Amangkurat, di mana semua pihak yang menghalangi keinginan sang raja akan ditumpas kelor,” imbuhnya.
(rca)
Lihat Juga :