Mahfud MD: 87% Koruptor di Indonesia adalah Sarjana
Senin, 12 Juni 2023 - 15:16 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap bahwa 87% koruptor di Indonesia merupakan sarjana. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud M D mengungkap bahwa 87% koruptor di Indonesia merupakan sarjana .
Hal itu disampaikannya saat menyampaikan sambutan pada Dies Natalies ke-54 Universitas Malikussaleh di Lhokseumawe, Aceh, Senin (12/6/2023).
Baca juga: Jusuf Hamka Tagih Utang ke Pemerintah, Mahfud MD Siap Bantu Bikin Memo
"Jumlah koruptornya itu 1.200 (orang), dari 87 persen, artinya 1.044 koruptor itu adalah sarjana," ujar Mahfud dalam pidato yang disiarkan kanal YouTube Kemenko Polhukam.
Mahfud mengatakan pembahasan mengenai korupsi bukan kali pertama ia lakukan. Dalam berbagai kesempatan acap kali dirinya menyinggung soal tindak pidana tersebut. Sebab, menurut Mahfud, korupsi merupakan penyakit yang sangat berbahaya.
"Kadang kala orang mengatakan, ‘Kenapa kok Pak Menko Polhukam selalu berbicara di Indonesia kok banyak korupsi?’. Berapa jumlah koruptor di Indonesia? 1.200 orang, ya. Jadi banyak kejahatan," ucapnya.
Hal itu disampaikannya saat menyampaikan sambutan pada Dies Natalies ke-54 Universitas Malikussaleh di Lhokseumawe, Aceh, Senin (12/6/2023).
Baca juga: Jusuf Hamka Tagih Utang ke Pemerintah, Mahfud MD Siap Bantu Bikin Memo
"Jumlah koruptornya itu 1.200 (orang), dari 87 persen, artinya 1.044 koruptor itu adalah sarjana," ujar Mahfud dalam pidato yang disiarkan kanal YouTube Kemenko Polhukam.
Mahfud mengatakan pembahasan mengenai korupsi bukan kali pertama ia lakukan. Dalam berbagai kesempatan acap kali dirinya menyinggung soal tindak pidana tersebut. Sebab, menurut Mahfud, korupsi merupakan penyakit yang sangat berbahaya.
"Kadang kala orang mengatakan, ‘Kenapa kok Pak Menko Polhukam selalu berbicara di Indonesia kok banyak korupsi?’. Berapa jumlah koruptor di Indonesia? 1.200 orang, ya. Jadi banyak kejahatan," ucapnya.
Lihat Juga :