Smart University: 3 Kunci Strategi Kepemimpinan untuk Masa Depan Kampus Unggul
Senin, 05 Juni 2023 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, strategi kepemimpinan kolektif kolegial. Keberhasilan dalam mengambil keputusan strategis memerlukan komitmen bersama dari seluruh anggota universitas. Untuk mencapai hal ini, diperlukan kenyamanan, kebersamaan, sikap terbuka, saling menghargai, dan komunikasi yang baik antara semua pihak terkait. Dengan membangun kerangka kerja kolektif kolegial yang kuat, universitas dapat mengambil keputusan dengan lebih baik dan menghadapi tantangan masa depan secara efektif.
Ketiga, membangun mental kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Ketiga hal ini menjadi ruh dan spirit dasar dalam menjalankan amanah yang diemban. Keterlibatan universitas sebagai Perguruan Tinggi Islam juga mendorong pentingnya memadukan kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas sebagai bagian dari spiritualitas dalam mewujudkan kampus Islami yang berlandaskan wahyu sebagai panduan ilmu. Keberadaan mentalitas ini sangat penting dan mendesak dalam menghadapi tantangan masa depan, sehingga universitas dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Dengan menerapkan ketiga strategi kepemimpinan di atas, Profesor Tedi Priatna yakin dapat menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat bagi civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mewujudkan kampus unggul, kompetitif, dan memiliki reputasi internasional.
Pengalaman dan dedikasi Profesor Tedi Priatna di dunia pendidikan selama beberapa periode kepemimpinan sebelumnya memberikan dasar kuat bagi visi dan pemikirannya mengenai pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam konteks universitas modern. Beberapa jabatannya yakni Wakil Rektor II Bidang AUPK (Periode 2019-2023), Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Periode 2015-2019), Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Periode 2011-2015), dan Sekretaris Jurusan PAI pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Periode 2007-2011).
Dalam menjalankan peran kepemimpinannya, Profesor Tedi Priatna telah membuktikan dedikasinya untuk mengembangkan universitas menjadi pusat pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan zaman. Visinya tentang smart university menjadi pendorong utama dalam membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan generasi muda.
Ketiga, membangun mental kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Ketiga hal ini menjadi ruh dan spirit dasar dalam menjalankan amanah yang diemban. Keterlibatan universitas sebagai Perguruan Tinggi Islam juga mendorong pentingnya memadukan kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas sebagai bagian dari spiritualitas dalam mewujudkan kampus Islami yang berlandaskan wahyu sebagai panduan ilmu. Keberadaan mentalitas ini sangat penting dan mendesak dalam menghadapi tantangan masa depan, sehingga universitas dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Dengan menerapkan ketiga strategi kepemimpinan di atas, Profesor Tedi Priatna yakin dapat menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat bagi civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mewujudkan kampus unggul, kompetitif, dan memiliki reputasi internasional.
Pengalaman dan dedikasi Profesor Tedi Priatna di dunia pendidikan selama beberapa periode kepemimpinan sebelumnya memberikan dasar kuat bagi visi dan pemikirannya mengenai pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam konteks universitas modern. Beberapa jabatannya yakni Wakil Rektor II Bidang AUPK (Periode 2019-2023), Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Periode 2015-2019), Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Periode 2011-2015), dan Sekretaris Jurusan PAI pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Periode 2007-2011).
Dalam menjalankan peran kepemimpinannya, Profesor Tedi Priatna telah membuktikan dedikasinya untuk mengembangkan universitas menjadi pusat pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan zaman. Visinya tentang smart university menjadi pendorong utama dalam membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan generasi muda.
Lihat Juga :