Soal Pengganti Johnny Plate, Surya Paloh: Kalau Kita Ajukan Tanpa Diminta Presiden Itu Bodoh
Rabu, 17 Mei 2023 - 19:08 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan tidak akan mengajukan pengganti Menkominfo Johnny G Plate bila tidak diminta Presiden Jokowi. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh menegaskan tidak akan mengajukan pengganti Menkominfo Johnny G Plate apabila tidak diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Surya Paloh, apabila dirinya langsung mengajukan nama sebagai pengganti Johnny G Plate tanpa diminta oleh Presiden Jokowi maka hal tersebut sebagai hal yang bodoh.
"Tadi bagaimana dengan Plt Bung Johnny G Plate, di reshuffle nya, kita terima, kita konsisten, karena itu kita katakan kalau itu hak prerogatif presiden dan kita tidak pernah goyah. Artinya konsistensi itu paling tidak sumbangsih yang bisa diberikan oleh kami dari segi berbagai kekurangan yang ada," ujarnya, Rabu (15/5/2023).
Baca juga: Menkominfo Johnny G Plate Tersangka Kasus Korupsi BAKTI Kominfo
Terkait apakah Partai Nasdem akan mengajukan nama baru sosok untuk menggantikan posisi Johnny G Plate secara definitif, Surya Paloh mengaku tidak akan melakukan hal tersebut apabila Presiden RI Joko Widodo belum berdialog atau bertanya kepada dirinya.
Menurut Surya Paloh, apabila dirinya langsung mengajukan nama sebagai pengganti Johnny G Plate tanpa diminta oleh Presiden Jokowi maka hal tersebut sebagai hal yang bodoh.
"Tadi bagaimana dengan Plt Bung Johnny G Plate, di reshuffle nya, kita terima, kita konsisten, karena itu kita katakan kalau itu hak prerogatif presiden dan kita tidak pernah goyah. Artinya konsistensi itu paling tidak sumbangsih yang bisa diberikan oleh kami dari segi berbagai kekurangan yang ada," ujarnya, Rabu (15/5/2023).
Baca juga: Menkominfo Johnny G Plate Tersangka Kasus Korupsi BAKTI Kominfo
Terkait apakah Partai Nasdem akan mengajukan nama baru sosok untuk menggantikan posisi Johnny G Plate secara definitif, Surya Paloh mengaku tidak akan melakukan hal tersebut apabila Presiden RI Joko Widodo belum berdialog atau bertanya kepada dirinya.
Lihat Juga :