Riset Big Data Pedas: Ekspose Ganjar Teratas, Disusul Prabowo dan Anies

Selasa, 16 Mei 2023 - 18:16 WIB
loading...
Riset Big Data Pedas:...
Ganjar Pranowo menjadi bakal capres yang paling banyak diekspos dibanding dua tokoh lainnya, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan berdasarkan hasil riset big data Pedas. FOTO/DOK.SINDOnew
A A A
JAKARTA - Ganjar Pranowo menjadi bakal calon presiden (capres) yang paling banyak diekspos dibanding dua tokoh lainnya, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Hal ini terekam dari riset big data dan media monitoring Pemilu 2024 dengan menggunakan Tools Menara Digital Monitoring oleh PoliEco Digital Insights Institute (Pedas) pada periode April 2023.

"Hasil riset big data dan media monitoring menunjukan bahwa adanya pergeseran data ekspose calon presiden 2024, yaitu Ganjar Pranowo teratas dengan 31% (40.652 data), disusul Prabowo Subianto dengan 29% (38.029 data), Anies Baswedan dengan 28% (36.718 data)," kata Direktur Pedas Anthony Leong dalam paparan survei di Menara Digital, Jakarta Selatan, Selasa (16/5/2023).

Menurut Anthony, di luar tiga nama itu, tokoh lain hanya diekspose di bawah 4%, mereka yakni Airlangga Hartarto dengan 3% (3.934 data), Sandiaga Uno dengan 3% (3.934 data), Puan Maharani dengan 2% (2.623 data), Ridwan Kamil 2% (2.623 data), dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2% (2.623 data).



Jika dilihat dari sentimen Capres 2024, kata Anthony, sentimen positif Ganjar dan Prabowo hampir sama, sementara sentiment negatif Anies paling tinggi.

Rinciannya, Ganjar Pranowo memiliki sentimen negatif 16%, positif 70%, netral 14%; Prabowo Subianto, negatif 15%, positif 63%, netral 22%; dan Anies Baswedan, negatif 29%, positif 47%, netral 24%.

Kemudian Airlangga Hartarto, negatif 13%, positif 73%, netral 14%; Sandiaga Uno, negatif 19%, positif 65%, netral 16%; Puan Maharani, negatif 13%, positif 73%, netral 14%; Ridwan Kamil, negatif 11%, positif 76%, netral 12%; dan AHY, negatif 27%, positif 60%, netral 14%.

"Jadi PR (pekerjaan rumah) bagaimana meningkatakan sentimen positif dari kandidat Anies," kata Anthony.

Anthony menjelaskan, Pedas menggunakan metode analisis data dan pendekatan ilmiah untuk menyelidiki dan menganalisis pergerakan suara pemilih. Pedas mengumpulkan data dari berbagai sumber termasuk survei opini publik, analisis media sosial, berita, dan artikel.

Baca juga: PDIP Soal Peluang PAN Ikut Barisan Pendukung Ganjar: Biasanya Momen Terakhir

Dengan pendekatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang lebih baik tentang preferensi dan motivasi pemilih dalam mendukung atau menolak kandidat calon presiden dan wakil presiden.

Pergerakan suara pemilih pada tahun 2024 kemungkinan akan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Isu-isu seperti pertumbuhan ekonomi, ketimpangan sosial, isu lingkungan, kesehatan, pendidikan, serta stabilitas keamanan, dapat menjadi pertimbangan utama bagi pemilih dalam menentukan pilihan mereka.

Selain itu, kemampuan kandidat dalam berkomunikasi dan membangun kepercayaan dengan pemilih juga akan memainkan peran penting dalam pergerakan suara.

"Maksud dan tujuan dari riset big data dan media monitoring Pemilu 2024 untuk mengukur peta kekuatan para calon presiden dan calon wakil presiden (Cawapres), partai politik, analisa PESTLE, isu positif dan negatif capres 2024," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Peringatan Harlah ke-28 PKB
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Rekomendasi
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Berita Terkini
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved