Dari Mana Datangnya Tawa
Minggu, 14 Mei 2023 - 09:48 WIB
loading...
Kemala Atmojo - Peminat Filsafat, Hukum, dan Seni. Foto/Dok Pribadi
A
A
A
Kemala Atmojo
Peminat Filsafat, Hukum, dan Seni
Melihat beberapa tayangan stand up comedy melalui YouTube, saya optimistis kita memiliki bakat-bakat muda yang penuh harapan. Sebagian besar tayangan itu berasal dari acara perlombaan atau potongan acara tertentu. Sehingga durasinya sangat pendek. Saya belum pernah melihat stand up comedy kita yang berdurasi panjang seperti yang dapat kita saksikan pada tayangan khusus stand up comedy yang ada di Netflix, misalnya.
Padahal, kita semua suka humor. Sejak dulu, kita mengenal ludruk, ketoprak, Srimulat – dan sejenisnya – yang bisa membuat kita tertawa. Aneka joke atau lelucon dalam kehidupan sehari-hari juga kerap membuat kita tertawa. Di Amerika Serikat, serial televisi Friends beberapa kali dinobatkan sebagai acara paling populer, antara lain karena dialog dan adegannya sering lucu.
Selama ini, ada orang yang membedakan antara levity (keceriaan), humor, dan komedi. Levity adalah cara berpikir atau mindset dalam hidup untuk menghadirkan kebahagiaan kepada diri sendiri dan orang lain. Ketika orientasinya adalah keceriaan, maka hal-hal kecil yang kita lakukan bisa saja membuat hidup lebih berwarna.
Sedangkan humor adalah hal-hal yang dilakukan dengan sadar untuk menyalurkan keceriaan tersebut.Humor itu keterampilan yang sangat mendasar untuk menghadirkan kebahagiaan kepada diri sendiri atau orang lain. Sedangkan komedi adalah kemampuan berhumor yang dilatih secara terus-menerus sampai menjadi ahli atau profesional. Hasilnya bisa dalam format stand up comedy, komik strip, film, atau musik, dan tari komedi.
Peminat Filsafat, Hukum, dan Seni
Melihat beberapa tayangan stand up comedy melalui YouTube, saya optimistis kita memiliki bakat-bakat muda yang penuh harapan. Sebagian besar tayangan itu berasal dari acara perlombaan atau potongan acara tertentu. Sehingga durasinya sangat pendek. Saya belum pernah melihat stand up comedy kita yang berdurasi panjang seperti yang dapat kita saksikan pada tayangan khusus stand up comedy yang ada di Netflix, misalnya.
Padahal, kita semua suka humor. Sejak dulu, kita mengenal ludruk, ketoprak, Srimulat – dan sejenisnya – yang bisa membuat kita tertawa. Aneka joke atau lelucon dalam kehidupan sehari-hari juga kerap membuat kita tertawa. Di Amerika Serikat, serial televisi Friends beberapa kali dinobatkan sebagai acara paling populer, antara lain karena dialog dan adegannya sering lucu.
Selama ini, ada orang yang membedakan antara levity (keceriaan), humor, dan komedi. Levity adalah cara berpikir atau mindset dalam hidup untuk menghadirkan kebahagiaan kepada diri sendiri dan orang lain. Ketika orientasinya adalah keceriaan, maka hal-hal kecil yang kita lakukan bisa saja membuat hidup lebih berwarna.
Sedangkan humor adalah hal-hal yang dilakukan dengan sadar untuk menyalurkan keceriaan tersebut.Humor itu keterampilan yang sangat mendasar untuk menghadirkan kebahagiaan kepada diri sendiri atau orang lain. Sedangkan komedi adalah kemampuan berhumor yang dilatih secara terus-menerus sampai menjadi ahli atau profesional. Hasilnya bisa dalam format stand up comedy, komik strip, film, atau musik, dan tari komedi.
Lihat Juga :