JK Sebut Jokowi Terlalu Campuri Urusan Politik, Hasto: Juga Dilakukan Presiden Sebelumnya

Senin, 08 Mei 2023 - 19:15 WIB
loading...
JK Sebut Jokowi Terlalu...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan para ketua umum parpol anggota koalisi dengan Presiden Jokowi di Istana Negara bukanlah hal baru. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengritik sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak mengundang Partai Nasdem pada pertemuan partai politik pendukung di Istana Negara, Selasa 2 Mei 2023.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan para ketua umum parpol anggota koalisi bukanlah hal baru. Bahkan, para Presiden sebelumnya juga melakukan hal serupa.

Baca juga: Jokowi Tak Undang Nasdem ke Istana, JK: Seharusnya Mencontoh Sikap Megawati dan SBY

"Ya sebenarnya secara empiris ini juga dilakukan oleh Presiden sebelumnya, kemudian juga oleh Pak JK sekalipun, ketika berbicara dan beliau kan juga menjadi dewan pengarah di dalam tim kampanye dari Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin (di Pilpres 2019)," ujar Hasto saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Senin (8/5/2023).

"Tetapi tentu saja Pak JK berpendapat, ya beliau memang punya kebebasan menyampaikan pendapatnya," sambungnya.

Kemudian, Hasto menegaskan bahwa pertemuan para ketua umum parpol koalisi pendukung pemerintah itu hanya membahas hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan bangsa dan negara dan tidak ada pembicaraan mengenai capres-cawapres.

"Sebagai pihak yang saat itu mendengar secara langsung dari Ibu Megawati Soekarnoputri, terhadap apa yang dibicarakan di Istana Negara, itu sesuatu hal yang betul-betul berkaitan dengan kepentingan bangsa dan negara ke depan," jelasnya.

Sebelumnya, JK berpendapat jika memang pertemuan antarketum partai tersebut tidak ada pembahasan politik maka seharusnya Nasdem dilibatkan. Sebab partai tersebut masih bagian dari Pemerintahan Jokowi.

"Tapi bicara pembangunan saja, mestinya harusnya diundang (Nasdem) kan? Tapi berarti ada pembicaraan politik," kata JK usai pertemuan dengan Ketua PKB Abdul Muhaminin Iskandar atau Cak Imin di kediamannya kawasan Jakarta Selatan, Sabtu 6 Mei 2023 malam.

Lebih lanjut, kata JK, seharusnya Jokowi mencontoh sikap Megawati Soekarnoputri saat menjabat sebagai Presiden ke-5 RI dan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden ke-6 RI.

Baca juga: JK Pesimistis Wacana Koalisi Besar di Pilpres 2024 Terwujud

"Menurut saya, Presiden itu seharusnya seperti Bu Mega dulu, SBY, begitu akan berakhir. Maka tidak terlalu melibatkan diri dalam suka atau tidak suka, dalam perpolitikan itu. Supaya lebih demokratis lah," tuturnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Kisah Unik Syifa Hadju,...
Kisah Unik Syifa Hadju, Afgan, Sheila Dara, dan Baskara di Balik Secangkir Kopi
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Berita Terkini
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved