Jokowi Tak Undang Nasdem ke Istana, JK: Seharusnya Mencontoh Sikap Megawati dan SBY
Sabtu, 06 Mei 2023 - 23:47 WIB
loading...
Wapres Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menyampaikan pandangannya terkait sikap Presiden Jokowi yang tidak mengundang Partai Nasdem ke Istana. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengeritik sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak mengundang Partai Nasdem ke Istana Negara pada Selasa, 2 Mei 2023. Di mana saat itu, Jokowi mengundang seluruh ketua umum partai politik pendukung pemerintah, kecuali Nasdem.
Menurut JK, jika pertemuan tersebut membahas soal pembangunan, maka sangat wajar. Namun demikian, jika hal itu benar, mestinya Presiden juga mengundang Nasdem.
"Tapi bicara pembangunan saja, mestinya harusnya diundang (Nasdem) kan?. Tapi berarti ada pembicaraan politik," kata JK seusai pertemuan dengan Ketua PKB Abdul Muhaminin Iskandar atau Cak Imin di kediamannya kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (6/5/2023) malam.
Baca juga: Akui Tak Undang Nasdem ke Istana, Jokowi: Kan Sudah Memiliki Koalisi Sendiri
Menurut JK, seharusnya Jokowi mencontoh sikap Megawati Soekarnoputri saat menjabat sebagai Presiden ke-5, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Presiden ke-6. "Menurut saya, Presiden itu seharusnya seperti Bu Mega dulu, SBY, begitu akan berakhir. Maka tidak terlalu melibatkan diri dalam suka atau tidak suka, dalam perpolitikan itu. Supaya lebih demokratis lah," ujarnya.
Menurut JK, jika pertemuan tersebut membahas soal pembangunan, maka sangat wajar. Namun demikian, jika hal itu benar, mestinya Presiden juga mengundang Nasdem.
"Tapi bicara pembangunan saja, mestinya harusnya diundang (Nasdem) kan?. Tapi berarti ada pembicaraan politik," kata JK seusai pertemuan dengan Ketua PKB Abdul Muhaminin Iskandar atau Cak Imin di kediamannya kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (6/5/2023) malam.
Baca juga: Akui Tak Undang Nasdem ke Istana, Jokowi: Kan Sudah Memiliki Koalisi Sendiri
Menurut JK, seharusnya Jokowi mencontoh sikap Megawati Soekarnoputri saat menjabat sebagai Presiden ke-5, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Presiden ke-6. "Menurut saya, Presiden itu seharusnya seperti Bu Mega dulu, SBY, begitu akan berakhir. Maka tidak terlalu melibatkan diri dalam suka atau tidak suka, dalam perpolitikan itu. Supaya lebih demokratis lah," ujarnya.
Lihat Juga :