Dukung Pembentukan Koalisi Besar, Perindo Sebut untuk Melanjutkan Pembangunan Jokowi
Sabtu, 06 Mei 2023 - 21:49 WIB
loading...
Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Perindo Yusuf Lakaseng. FOTO/DOK.PERINDO
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) Yusuf Lakaseng menilai wacana pembentukan koalisi besar yang sedang diupayakan partai politik pendukung pemerintah adalah langkah tepat. Hal ini penting bagi kelanjutan pembangunan yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini disampaikan Yusuf Lakaseng menanggapi pertemuan Presiden Jokowi dan enam ketua umum parpol di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (2/5/2023). Enam ketum parpol itu adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Selanjutnya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono.
"Kontinuitas dan stabilitas menjadi kebutuhan utama bangsa Indonesia untuk melanjutkan capaian kemajuan pembangunan yang telah dikerjakan Presiden Jokowi," kata Yusuf saat dihubungi, Jumat (5/5/2023).
"Teriakan perubahan adalah sah dalam negara demokratis, tapi jika teriakan itu hanya bersifat jargon, bukan lontaran program yang kongkret, maka kami Partai Perindo menganggapnya sebagai gagasan kosong," katanya.
Hal ini disampaikan Yusuf Lakaseng menanggapi pertemuan Presiden Jokowi dan enam ketua umum parpol di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (2/5/2023). Enam ketum parpol itu adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Selanjutnya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono.
"Kontinuitas dan stabilitas menjadi kebutuhan utama bangsa Indonesia untuk melanjutkan capaian kemajuan pembangunan yang telah dikerjakan Presiden Jokowi," kata Yusuf saat dihubungi, Jumat (5/5/2023).
"Teriakan perubahan adalah sah dalam negara demokratis, tapi jika teriakan itu hanya bersifat jargon, bukan lontaran program yang kongkret, maka kami Partai Perindo menganggapnya sebagai gagasan kosong," katanya.
Lihat Juga :