Apa yang Kita Pahami tentang Hukum?

Sabtu, 06 Mei 2023 - 08:54 WIB
loading...
Apa yang Kita Pahami...
Romli Atmasasmita, Guru Besar Emeritus Universitas Padjadjaran. Foto/SINDOnews
A A A
Romli Atmasasmita
Guru Besar Emeritus Universitas Padjadjaran

MASYARAKAT dan hukum berkelindan satu sama lain sejak bangun tidur sampai kita tidur kembali di malam hari. Pendapat Ahli hukum, Junani, Ubi societan Ubi ius; di mana ada masyarakat disitu ada hukum adalah benar sekali, setiap gerak tindakan manusia selalu terjadi dan dilakukan dalam hubungan sosialnya di dalam masyarakat.

Di dalam kalangan masyarakat lokal (tradisional) sejak lama terdapat hukum adat (adatrrecht) yang mengatur kehidupan dalam kesatuan masyarakat adat setempat. Begitu juga hukum yang berlaku di dalam masyarakat modern (urban) terdapat hukum (UU) yang dilahirkan dari Kerjasama Pemerintah (eksekutif) dan DPR (parlemen).

Hukum yang kita pahami identik dengan UU yang berpijak pada keadaan saat ini ternyata dalam kenyataan sama sekali tidak sama; jika paham klasik tentang Hukum adalah statis tetapi pada pertengahan abad 19, Hukum adalah kenyataan sosial.

Lain akademisi hukum lain masyarakat dalam memandang hukum; masyarakat memandang hukum yang diterapkan saat ini,” tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas”; begitulah kiasannya. Akademisi memandang hukum sebagai norma tertulis yang statis dan dinamis yang harus dipatuhi setiap orang; ada juga akademisi memandang sebagai nilai (values) yang dijadikan petunjuk moral bagi setiap individu dalam bermasyarakat.

Selain hukum dalam arti tertulis (UU) juga hukum pada masyarakat timur khususnya Indonesia, termasuk norma yag diakui turun temurun warisan nenek moyang yang lazim disebut hukum adat (AdatRecht); adat istiadat yang dijalankan dan telah menjadi kebiasaan mengikat bagi setiap individu dalam kesatuan masyarakat adat.

Peristiwa-peristiwa kejahatan berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat, bangsa dan negara seperti korupsi, pencucian uang, perdagangan orang khusus perempuan dan anak serta narkoba merupakan kenyataan yang terjadi dalam keseharian kehidupan kita sehingga tidak dapat dinafikkan pendapat bahwa, kearifan lokal masyarakat adat tergerus oleh ekses-ekses negative peradaban modern; keadaan ini terjadi sejak pertengahan abad 19 dan meningkat frekuensi, kualitas dan kuantitasnya memasuki abad 20 sampai 21.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Rekomendasi
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Aldi Taher: Saya Bersaksi Abang Orang Baik
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Tak Oper ke Haaland...
Tak Oper ke Haaland yang Berdiri Bebas, Sorloth Dituding Jadi Penyebab Norwegia Kalah
Berita Terkini
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved