Denny Indrayana Maju di Pilgub Kalsel tanpa Politik Uang, Refly: Apa Bisa?
Rabu, 22 Juli 2020 - 07:58 WIB
loading...
Denny Indrayana. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menyatakan bahwa keputusannya untuk maju sebagai calon gubernur Kalimantan Selatan adalah bagian dari ijtihad politiknya untuk menggelorakan semangat antikorupsi. Selain alasan konstitusi, hal yang mendorongnya berani maju dalam Pilkada 2020 adalah korupsi.
Baginya, terwujudnya good governance masih sangat menantang, khususnya di Kalimantan Selatan. “Bismilah, ini bagian dari ijtihad politik untuk bergerak lagi di dua kata kunci itu,” ujar Denny saat diwawancara koleganya, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun dalam video yang diunggah lewat saluran Youtube, Selasa (21/7/2020) malam.
(Baca: Pilpres 2024, Refly Harun Tidak Berharap Muncul Nama dari Langit)
Dalam video berjudul ”Optimisme Denny Indrayana, Bisa Menang Tanpa Mahar dan Politik Uang”, Refly menyinggung soal pandangan umum soal money politics pada kontestasi politik, termasuk pemilihan kepala daerah (pilkada).
”Orang bilang no money no candidacy. Itu bagaimana mau ngomong anti korupsi? Bagaimana menjawab rumor seperti itu?” tanya Refly kepada juniornya di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.
Baginya, terwujudnya good governance masih sangat menantang, khususnya di Kalimantan Selatan. “Bismilah, ini bagian dari ijtihad politik untuk bergerak lagi di dua kata kunci itu,” ujar Denny saat diwawancara koleganya, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun dalam video yang diunggah lewat saluran Youtube, Selasa (21/7/2020) malam.
(Baca: Pilpres 2024, Refly Harun Tidak Berharap Muncul Nama dari Langit)
Dalam video berjudul ”Optimisme Denny Indrayana, Bisa Menang Tanpa Mahar dan Politik Uang”, Refly menyinggung soal pandangan umum soal money politics pada kontestasi politik, termasuk pemilihan kepala daerah (pilkada).
”Orang bilang no money no candidacy. Itu bagaimana mau ngomong anti korupsi? Bagaimana menjawab rumor seperti itu?” tanya Refly kepada juniornya di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.
Lihat Juga :