Jelang Pilpres 2024, Anies Bicara tentang Pindahnya Kekuasaan
Jum'at, 05 Mei 2023 - 21:26 WIB
loading...
Bakal Capres 2024 Anies Baswedan bersama Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Bakal Capres 2024 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan mengingatkan, pemilik kekuasaan di Indonesia sejatinya milik rakyat. Sehingga menurut Anies Baswedan, Pilpres 2024 bukanlah mengenai kehilangan kesuasaan.
"Saya ingin garis bawahi pemilik kekuasaan di Republik ini adalah rakyat. Jadi ini tidak sedang berbicara tentang hilangnya kekuasaan atau pindahnya kekuasaan karena kekuasaan tidak pernah pindah," ucap Anies dalam acara temu media bersama KPP, di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023).
"Adanya yang berpindah dan berganti itu kewenangan dalam menjalankan kekuasaan," sambungnya.
Indonesia kata dia, memegang prinsip bernegara secara demokrasi. Dengan demikian, menurutnya jika ada seseorang yang merasa memegang kekuasaan maka orang tersebut sedang tidak menghargai prinsip demokrasi.
"Jadi kalau ada yang merasa kekuasaan di tangan dirinya maka dia sedang tidak menghargai prinsip-prinsip dasar dalam sebuah demokrasi karena prinsip dasar demokrasi, kekuasaan ada di tangan rakyat," jelas Anies.
"Saya ingin garis bawahi pemilik kekuasaan di Republik ini adalah rakyat. Jadi ini tidak sedang berbicara tentang hilangnya kekuasaan atau pindahnya kekuasaan karena kekuasaan tidak pernah pindah," ucap Anies dalam acara temu media bersama KPP, di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023).
"Adanya yang berpindah dan berganti itu kewenangan dalam menjalankan kekuasaan," sambungnya.
Indonesia kata dia, memegang prinsip bernegara secara demokrasi. Dengan demikian, menurutnya jika ada seseorang yang merasa memegang kekuasaan maka orang tersebut sedang tidak menghargai prinsip demokrasi.
"Jadi kalau ada yang merasa kekuasaan di tangan dirinya maka dia sedang tidak menghargai prinsip-prinsip dasar dalam sebuah demokrasi karena prinsip dasar demokrasi, kekuasaan ada di tangan rakyat," jelas Anies.
Lihat Juga :