Sandi Uno Hengkang dari Partai Gerindra, Ahmad Muzani: Sepertinya Tergoda Survei
Senin, 24 April 2023 - 21:51 WIB
loading...
A
A
A
Muzani lantas menceritakan rekam jejak Sandi Uno. Katanya, Sandi masuk ke Partai Gerindra pada 2014. Lalu di 2016, Sandi diusung Partai Gerindra menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta sebelum akhirnya menjadi Calon Wakil Gubernur mendampingi Anies Baswedan.
"Waktu itu dia (Sandi Uno) bukan orang yang terkenal. Sebagai pengusaha iya, tapi sebagai newcomers (pendatang baru) di bidang politik, belum. Pak Prabowo yang menggadang-gadang dia untuk jadi gubernur DKI lawan Pak Ahok," ungkap Muzani.
"2017 terpilih jadi Wagub (Wakil Gubernur) DKI bersama Pak Anies atas perjuangan seluruh kader Gerindra, rakyat Jakarta, tentu juga bersama rekomendasi Pak Prabowo," tambahnya.
Kemudian, pada 2019 Sandi Uno dipercaya menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden (Capres).
"Dari sisi ini sebenernya ini posisi politik yang sangat cepat dibanding kader Gerindra lain. Setelah itu 2019 dampingi Pak Prabowo tidak sampai terpilih, dan 1,5 tahun kemudian jadi Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) sampai sekarang," jelasnya.
Namun, kata Muzani, tak disangka, ketika posisi yang saat ini sudah bagus dengan reputasi dan kepopuleran yang mentereng, Sandi memutuskan hengkang dari Partai yang sudah membesarkannya. "Cuma ya sikap yang seperti itu bukan sebuah posisi yang bisa jadi contoh bagi kader Gerindra. Kader Gerindra dengan ini makin membulatkan kita semua untuk meyakinkan bahwa Prabowo Subianto harus terpilih," katanya.
"Waktu itu dia (Sandi Uno) bukan orang yang terkenal. Sebagai pengusaha iya, tapi sebagai newcomers (pendatang baru) di bidang politik, belum. Pak Prabowo yang menggadang-gadang dia untuk jadi gubernur DKI lawan Pak Ahok," ungkap Muzani.
"2017 terpilih jadi Wagub (Wakil Gubernur) DKI bersama Pak Anies atas perjuangan seluruh kader Gerindra, rakyat Jakarta, tentu juga bersama rekomendasi Pak Prabowo," tambahnya.
Kemudian, pada 2019 Sandi Uno dipercaya menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden (Capres).
"Dari sisi ini sebenernya ini posisi politik yang sangat cepat dibanding kader Gerindra lain. Setelah itu 2019 dampingi Pak Prabowo tidak sampai terpilih, dan 1,5 tahun kemudian jadi Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) sampai sekarang," jelasnya.
Namun, kata Muzani, tak disangka, ketika posisi yang saat ini sudah bagus dengan reputasi dan kepopuleran yang mentereng, Sandi memutuskan hengkang dari Partai yang sudah membesarkannya. "Cuma ya sikap yang seperti itu bukan sebuah posisi yang bisa jadi contoh bagi kader Gerindra. Kader Gerindra dengan ini makin membulatkan kita semua untuk meyakinkan bahwa Prabowo Subianto harus terpilih," katanya.
Lihat Juga :