Andika Perkasa Disodorkan ke Koalisi Besar Pilpres 2024
Selasa, 11 April 2023 - 16:30 WIB
loading...
Barisan Rakyat Andika Presiden Indonesia (Bara API) menyodorkan nama Andika Perkasa menjadi capres 2014 ke Koalisi Besar. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Nasional Barisan Rakyat Andika Presiden Indonesia (Bara API) Adi Kurniawan menyatakan sangat mendukung rencana pembentukan Koalisi Besar . Menurutnya, koalisi besar wajib dibentuk demi memperkuat barisan dalam menjaga dan merawat bangsa dan negara dari berbagai ancaman baik dari luar maupun dari dalam.
"Kita mendukung penuh rencana pembentukan koalisi besar itu demi memperkuat barisan, sebab ke depan berbagai tantangan berat sangat mungkin bakal dihadapi Indonesia," kata Adi Kurniawan dalam keterangannya, Selasa (11/4/2023).
Adi berharap koalisi besar memilih calon wakil presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) yang memiliki rekam jejak baik. Tidak melulu berpatokan pada popularitas survei tapi didasarkan kapasitas dan kualitas kepemimpinan.
Baca juga: Jika PDIP Masuk Koalisi Besar, Airlangga: Harus Bicara Dulu
Nama mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa, menurut Adi, perlu dipertimbangkan koalisi besar untuk diusung sebagai capres di Pemilu 2024. Selain memiliki rekam jejak baik, Andika juga bukan berasal dari kader parpol sehingga diyakini dapat menyatukan segala kepentingan.
"Andika Perkasa merupakan seorang Jenderal yang tidak memiliki cacat hukum, antikorupsi, dan memiliki segudang prestasi. Ia juga bukan berasal dari kader parpol. Saya kira beliau layak dipertimbangkan untuk diusung sebagai capres koalisi besar di pemilu 2024," ujarnya.
Menurutnya, 2024 adalah tahun penentuan nasib menuju Indonesia Emas 2045. Sesuai cita-cita pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membawa Indonesia menjadi negara maju, maka 2024 tidak boleh salah dalam menentukan sosok pemimpin. Jika salah, maka nasib negara sangat mungkin akan mundur kembali seperti 20 tahun ke belakang.
"Kita mendukung penuh rencana pembentukan koalisi besar itu demi memperkuat barisan, sebab ke depan berbagai tantangan berat sangat mungkin bakal dihadapi Indonesia," kata Adi Kurniawan dalam keterangannya, Selasa (11/4/2023).
Adi berharap koalisi besar memilih calon wakil presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) yang memiliki rekam jejak baik. Tidak melulu berpatokan pada popularitas survei tapi didasarkan kapasitas dan kualitas kepemimpinan.
Baca juga: Jika PDIP Masuk Koalisi Besar, Airlangga: Harus Bicara Dulu
Nama mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa, menurut Adi, perlu dipertimbangkan koalisi besar untuk diusung sebagai capres di Pemilu 2024. Selain memiliki rekam jejak baik, Andika juga bukan berasal dari kader parpol sehingga diyakini dapat menyatukan segala kepentingan.
"Andika Perkasa merupakan seorang Jenderal yang tidak memiliki cacat hukum, antikorupsi, dan memiliki segudang prestasi. Ia juga bukan berasal dari kader parpol. Saya kira beliau layak dipertimbangkan untuk diusung sebagai capres koalisi besar di pemilu 2024," ujarnya.
Menurutnya, 2024 adalah tahun penentuan nasib menuju Indonesia Emas 2045. Sesuai cita-cita pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membawa Indonesia menjadi negara maju, maka 2024 tidak boleh salah dalam menentukan sosok pemimpin. Jika salah, maka nasib negara sangat mungkin akan mundur kembali seperti 20 tahun ke belakang.
Lihat Juga :