Pilkada Kota Solo, Lenggang Kangkung Langkah Putra Jokowi
Senin, 20 Juli 2020 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pesan itu, yang meraih rekomendasi adalah Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota Solo dan Teguh Prakosa sebagai calon wakil wali kota Solo. Teguh Prakosa sendiri merupakan bakal calon wakil wali kota Solo yang sebelumnya diduetkan dengan Achmad Purnomo. Kepastian itu semakin menguat ketika Gibran dan Teguh mengakui mendapat undangan dari DPP PDIP untuk mendapat rekomendasi. (Baca juga: UI Berduka Atas Wafatnta Sapardi, sang Hujan di Bulan Juni)
Pada sisi lain, sehari sebelum pengumuman, Achmad Purnomo bertemu dengan Presiden Jokowi di istana. Selain membicarakan persoalan pembangunan Masjid Taman Sriwedari, dalam pertemuan itu Jokowi juga memberi tahu Achmad Purnomo bahwa yang mendapat rekomendasi adalah Gibran Rakabuming Raka. Bahkan, sempat muncul isu ada tawaran jabatan dari Presiden Jokowi ke Achmad Purnomo. Belakangan, isu itu dibantah langsung oleh Achmad Purnomo.
Ujian Rangkul Semua Kelompok
Setelah resmi menerima rekomendasi DPP PDIP, Gibran memiliki pekerjaan rumah untuk merangkul dan menyatukan kubu-kubu yang semula mendukung Achmad Purnomo. Sedangkan untuk safari politik, nantinya akan didampingi oleh Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) yang kini menjabat wali kota Solo. “Sekarang saya harus sesuai arahan Pak Rudy,” ucap Gibran. (Lihat videonya: Seorang Nenek Renta di Banyuasin Diguguat Anak Sendiri Perihal Warisan)
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengemukakan, pihaknya siap mengamankan rekomendasi dari DPP PDIP. “Ini kewajiban dari kader partai, kami taat dan patuh kepada aturan partai,” ungkap Rudy. Sehingga bagi seluruh kader partai, DPC PDIP Solo hingga anak ranting, pengurus badan, departemen, sayap partai, dan kader partai, wajib untuk mengamankan rekomendasi dan memenangkan pasangan Gibran-Teguh Prakosa.
Dalam Pilwalkot Solo sejauh ini, kemungkinan Gibran-Teguh melawan kotak kosong sangat besar. Terlebih hampir semua partai yang memiliki kursi di DPRD Kota Solo telah merapat mendukung Gibran, sehingga peluang mengusung lawan tanding kemungkinan sangat kecil. Sementara bakal calon independen yang muncul, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), sejauh ini masih berjuang memenuhi syarat di KPU agar lolos sebagai pasangan calon. Karpet merah bagi Gibran mengikuti jejak ayahnya, Presiden Jokowi yang dulunya sebagai wali kota Solo, kini telah terbentang. (Ary Wahyu Wibowo)
Pada sisi lain, sehari sebelum pengumuman, Achmad Purnomo bertemu dengan Presiden Jokowi di istana. Selain membicarakan persoalan pembangunan Masjid Taman Sriwedari, dalam pertemuan itu Jokowi juga memberi tahu Achmad Purnomo bahwa yang mendapat rekomendasi adalah Gibran Rakabuming Raka. Bahkan, sempat muncul isu ada tawaran jabatan dari Presiden Jokowi ke Achmad Purnomo. Belakangan, isu itu dibantah langsung oleh Achmad Purnomo.
Ujian Rangkul Semua Kelompok
Setelah resmi menerima rekomendasi DPP PDIP, Gibran memiliki pekerjaan rumah untuk merangkul dan menyatukan kubu-kubu yang semula mendukung Achmad Purnomo. Sedangkan untuk safari politik, nantinya akan didampingi oleh Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) yang kini menjabat wali kota Solo. “Sekarang saya harus sesuai arahan Pak Rudy,” ucap Gibran. (Lihat videonya: Seorang Nenek Renta di Banyuasin Diguguat Anak Sendiri Perihal Warisan)
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengemukakan, pihaknya siap mengamankan rekomendasi dari DPP PDIP. “Ini kewajiban dari kader partai, kami taat dan patuh kepada aturan partai,” ungkap Rudy. Sehingga bagi seluruh kader partai, DPC PDIP Solo hingga anak ranting, pengurus badan, departemen, sayap partai, dan kader partai, wajib untuk mengamankan rekomendasi dan memenangkan pasangan Gibran-Teguh Prakosa.
Dalam Pilwalkot Solo sejauh ini, kemungkinan Gibran-Teguh melawan kotak kosong sangat besar. Terlebih hampir semua partai yang memiliki kursi di DPRD Kota Solo telah merapat mendukung Gibran, sehingga peluang mengusung lawan tanding kemungkinan sangat kecil. Sementara bakal calon independen yang muncul, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), sejauh ini masih berjuang memenuhi syarat di KPU agar lolos sebagai pasangan calon. Karpet merah bagi Gibran mengikuti jejak ayahnya, Presiden Jokowi yang dulunya sebagai wali kota Solo, kini telah terbentang. (Ary Wahyu Wibowo)
(ysw)
Lihat Juga :