Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Senin, 27 Maret 2023 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Melemahnya ekspor ini tentu harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan. Pasalnya ekspor merupakan salah satu kontributor pertumbuhan ekonomi di samping sektor konsumsi dan investasi.
Penting juga dilakukan pemerintah adalah mencari pasar-pasar baru apabila memang penurunan ekspor tersebut terjadi di negara-negara tujuan ekspor tradisional seperti China, Jepang, India, Amerika Serikat (AS) maupun Eropa.
Menilik data BPS penurunan ekspor nonmigas terbesar terjadi ke Korea Selatan yang menurun sebesar USD218 juta, China USD210 juta, Jepang USD152 juta, Swiss USD142 juta dan Italia USD122 juta. Adapun peningkatan ekspor pada Februari 2023 terbesar terjadi ke India yakni USD258 juta, Bangladesh USD179,5 juta dan Taiwan USD121,7 juta.
Pada Februari 2023, porsi ekspor nonmigas Indonesia terbesar adalah ke China dengan total senilai USD5,04 miliar atau 24,93% pangsa pasar ekspor. China juga menjadi importir terbesar Indonesia dengan nilai USD4,04 miliar atau 29,89% porsi impor secara keseluruhan. Impor indonesia terbesar lainnya berasal dari Jepang (10,41%), dan Thailand (6,65%).
Melihat data ekspor impor di atas, jelas bahwa China memegang peranan penting dalam perdagangan dengan Indonesia. Dominasi Negeri Panda begitu kentara dari sisi ekspor maupun impor. Sehingga, tidak dimungkiri bahwa kerja sama kedua negara sangat penting dan menentukan aspek pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia.
Penting juga dilakukan pemerintah adalah mencari pasar-pasar baru apabila memang penurunan ekspor tersebut terjadi di negara-negara tujuan ekspor tradisional seperti China, Jepang, India, Amerika Serikat (AS) maupun Eropa.
Menilik data BPS penurunan ekspor nonmigas terbesar terjadi ke Korea Selatan yang menurun sebesar USD218 juta, China USD210 juta, Jepang USD152 juta, Swiss USD142 juta dan Italia USD122 juta. Adapun peningkatan ekspor pada Februari 2023 terbesar terjadi ke India yakni USD258 juta, Bangladesh USD179,5 juta dan Taiwan USD121,7 juta.
Pada Februari 2023, porsi ekspor nonmigas Indonesia terbesar adalah ke China dengan total senilai USD5,04 miliar atau 24,93% pangsa pasar ekspor. China juga menjadi importir terbesar Indonesia dengan nilai USD4,04 miliar atau 29,89% porsi impor secara keseluruhan. Impor indonesia terbesar lainnya berasal dari Jepang (10,41%), dan Thailand (6,65%).
Melihat data ekspor impor di atas, jelas bahwa China memegang peranan penting dalam perdagangan dengan Indonesia. Dominasi Negeri Panda begitu kentara dari sisi ekspor maupun impor. Sehingga, tidak dimungkiri bahwa kerja sama kedua negara sangat penting dan menentukan aspek pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia.