KPK Curigai Motif Lukas Enembe Ngotot Berobat ke Singapura
Jum'at, 24 Maret 2023 - 14:20 WIB
loading...
Dirdik KPK Asep Guntur Rahaya mencurigai ada motif lain di balik keinginan Lukas Enembe untuk berobat ke Singapura. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai motif lain di balik permohonan Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe untuk berobat ke Singapura. Sebab kesehatan Lukas sebenarnya masih bisa ditangani rumah sakit di Indonesia.
"Ini sedang kita dalami motifnya, kenapa Pak LE selalu menginginkan berobat ke Singapura. Ada apa sebenarnya? Itu yang bisa kami sampaikan," kata Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Asep Guntur Rahayu saat dikonfirmasi, Jumat (24/3/2023).
Menurut Asep, tidak seharusnya Lukas Enembe menolak meminum obat dari tim dokter KPK supaya agar bisa dirawat di rumah sakit Singapura. KPK tidak akan mengabulkan permohonan tersebut. Sebab, tenaga medis di Indonesia masih cukup mumpuni untuk melakukan perawatan medis terhadap Lukas.
Baca juga: Lukas Enembe Mogok Minum Obat dari RSPAD, KPK: Hanya Dua Hari
"Kami sudah melaksanakan rakor baik dengan Kemenkes dan IDI dan pihak-pihak lain bahwa hasilnya untuk masalah perawatan kesehatan di Jakarta, baik perawatan atau tenaga medisnya sangat memadai," beber Asep.
"Jadi, untuk tenaga medis di RSPAD sangat memadai, jadi tidak perlu berobat kesana terkait penyakit Pak LE," sambungnya.
"Ini sedang kita dalami motifnya, kenapa Pak LE selalu menginginkan berobat ke Singapura. Ada apa sebenarnya? Itu yang bisa kami sampaikan," kata Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Asep Guntur Rahayu saat dikonfirmasi, Jumat (24/3/2023).
Menurut Asep, tidak seharusnya Lukas Enembe menolak meminum obat dari tim dokter KPK supaya agar bisa dirawat di rumah sakit Singapura. KPK tidak akan mengabulkan permohonan tersebut. Sebab, tenaga medis di Indonesia masih cukup mumpuni untuk melakukan perawatan medis terhadap Lukas.
Baca juga: Lukas Enembe Mogok Minum Obat dari RSPAD, KPK: Hanya Dua Hari
"Kami sudah melaksanakan rakor baik dengan Kemenkes dan IDI dan pihak-pihak lain bahwa hasilnya untuk masalah perawatan kesehatan di Jakarta, baik perawatan atau tenaga medisnya sangat memadai," beber Asep.
"Jadi, untuk tenaga medis di RSPAD sangat memadai, jadi tidak perlu berobat kesana terkait penyakit Pak LE," sambungnya.
Lihat Juga :