Jokowi Larang Bukber, Abdul Khaliq Sebut Bagian dari Kehati-hatian Pemerintah
Kamis, 23 Maret 2023 - 21:28 WIB
loading...
A
A
A
"Analoginya ketika rumah-rumah ibadah sudah 100% terbuka untuk jamaah beraktivitas di situ, masak untuk berbuka puasa yang cuma segelintir orang tidak diperbolehkan," ujarnya.
Jika benar-benar menteri hingga ASN dilarang menggelar bukber, Khaliq menyebutkan, bisa menjadi solusi dengan menggelar acara bakti sosial. Sebagaimana Ramadan yang menjadi ladang pahala bagi yang merayakan, dengan berbagi kepada sesama yang membutuhkan, maka akan menjadi nilai positif bagi sosial dan keagamaan.
Baca juga: Kemenkes Bolehkan Masyarakat Buka Puasa Bersama
"Saya kira kalau memang misalnya buka puasa bersama yang dilakukan oleh para pejabat negara itu betul-betul dilarang tentu harus ada solusi, salah satunya tentu adalah bisa misalnya pejabat ini mendatangi pantai-panti asuhan panti panti yatim, pondok-pondok pesantren yang itu semua bisa menjadi ruang tempat untuk berbuka puasa bersama sekaligus berbagi kebahagiaan dengan komunitas-komunitas," katanya.
Menurut Abdul Khaliq, hal itu jauh lebih mulia, bermanfaat, dan dirasakan masyarakat umum. "Itu sebagai bentuk kedekatan para pejabat negara. Sekaligus juga bentuk silaturahim konkret di bulan Ramadan," katanya.
Jika benar-benar menteri hingga ASN dilarang menggelar bukber, Khaliq menyebutkan, bisa menjadi solusi dengan menggelar acara bakti sosial. Sebagaimana Ramadan yang menjadi ladang pahala bagi yang merayakan, dengan berbagi kepada sesama yang membutuhkan, maka akan menjadi nilai positif bagi sosial dan keagamaan.
Baca juga: Kemenkes Bolehkan Masyarakat Buka Puasa Bersama
"Saya kira kalau memang misalnya buka puasa bersama yang dilakukan oleh para pejabat negara itu betul-betul dilarang tentu harus ada solusi, salah satunya tentu adalah bisa misalnya pejabat ini mendatangi pantai-panti asuhan panti panti yatim, pondok-pondok pesantren yang itu semua bisa menjadi ruang tempat untuk berbuka puasa bersama sekaligus berbagi kebahagiaan dengan komunitas-komunitas," katanya.
Menurut Abdul Khaliq, hal itu jauh lebih mulia, bermanfaat, dan dirasakan masyarakat umum. "Itu sebagai bentuk kedekatan para pejabat negara. Sekaligus juga bentuk silaturahim konkret di bulan Ramadan," katanya.
Lihat Juga :