Bareskrim Periksa Kepala BPOM DKI Jakarta Terkait Kasus Gagal Ginjal Anak
Selasa, 14 Maret 2023 - 19:06 WIB
loading...
Dit Tipiter Bareskrim Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala BPOM DKI Jakarta terkait kasus gagal ginjal akut terhadap anak. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipiter) Bareskrim Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala BPOM DKI Jakarta terkait kasus gagal ginjal akut terhadap anak.
"Pihak BPOM sudah memenuhi panggilan penyidik. Adapun yang hadir memenuhi panggilan penyidik yaitu kepala BPOM DKI Jakarta yang dipanggil sebagai saksi pada Senin 6 Maret 2023 lalu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Selasa (14/3/2023).
Menurut Ramadhan, pemeriksaan itu, penyidik mendalami soal proses pengawasan bahan baku terhadap pelaku usaha farmasi. "Pemanggilan tersebut dengan maksud memberikan penjelasan terkait dengan proses pengawasan, bahan baku pada pedagang farmasi," ujar Ramadhan.
Baca juga: Menkes: Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Ditemukan, Satu Orang Anak Meninggal Dunia
Sementara itu, saat ini setelah dilakukan uji laboratorium sampel obat Praxion. Menurut Ramadhan, Polri masih mendalami obat lain. "Obat lain selain Praxion yang dikonsumsi korban antara lain vaksin saat imunisasi dan obat sirup paracetamol drop," katanya.
"Pihak BPOM sudah memenuhi panggilan penyidik. Adapun yang hadir memenuhi panggilan penyidik yaitu kepala BPOM DKI Jakarta yang dipanggil sebagai saksi pada Senin 6 Maret 2023 lalu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Selasa (14/3/2023).
Menurut Ramadhan, pemeriksaan itu, penyidik mendalami soal proses pengawasan bahan baku terhadap pelaku usaha farmasi. "Pemanggilan tersebut dengan maksud memberikan penjelasan terkait dengan proses pengawasan, bahan baku pada pedagang farmasi," ujar Ramadhan.
Baca juga: Menkes: Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Ditemukan, Satu Orang Anak Meninggal Dunia
Sementara itu, saat ini setelah dilakukan uji laboratorium sampel obat Praxion. Menurut Ramadhan, Polri masih mendalami obat lain. "Obat lain selain Praxion yang dikonsumsi korban antara lain vaksin saat imunisasi dan obat sirup paracetamol drop," katanya.
Lihat Juga :