Menebak Cawapres Anies Baswedan, Sipil atau Militer?

Sabtu, 11 Maret 2023 - 09:07 WIB
loading...
A A A
Dia mengakui sejauh ini Anies memiliki tingkat popularitas dan nilai elektabilitas yang cukup tinggi. Namun, menurut dia, Anies terkesan kurang tegas dalam mengambil setiap keputusan.

“Untuk menutupi kekurangan tersebut perlu kiranya dukungan dari kalangan militer untuk mendongkrak elektoral. Apalagi ketiga partai menyerahkan penentuan sosok bakal cawapres kepada Anies, sehingga Anies bisa melihat kekurangan yang ada pada dirinya dengan mempertimbangkan kekuatan militer sebagai salah satu faktor penting dalam merebut kemenangan,” jelasnya.

Baca: Duet Anies-Khofifah Bisa Akhiri Keterbelahan Rakyat

Dia mengatakan, Anies sudah dianggap sebagai keterwakilan tokoh dari kalangan sipil. “Untuk menambah porsi kekuatan politik yang sudah ada, perlu disandingkan dengan tokoh politik yang mempunyai rekam jejak di bidang militer,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah. “Akan bagus dan mengimbangi rival jika didampingi militer. Pertama, kontestasi dimungkinkan adanya Prabowo Subianto yang militer, jika Prabowo sendirian maka akan menjadi perbandingan publik dengan situasi saat ini, utamanya dari kelompok yang kecewa dengan Joko Widodo, untuk itu kehadiran kandidat militer sebagai Cawapres Anies akan menjadi penyeimbang dan alternatif bagi pemilih,” kata Dedi.

Kedua, kata Dedi, Anies sejauh ini cukup dominan dalam elektabilitas. Menurut dia, tidak ada lagi tokoh dari kalangan sipil yang memungkinkan bisa mengimbangi elektabilitas Anies.

Baca: PKS, Nasdem, dan Demokrat Usung Anies Baswedan Nyapres 2024, Siapa Ketiban Untung?

“Nama-nama seperti Ganjar, Erick Thohir, atau Sandiaga Uno sulit disandingkan dengan Anies karena faktor partai maupun sesama sipil yang perebutan suaranya akan sama dengan Anies,” katanya.

Untuk itu, sambung dia, tokoh militer menjadi pilihan tepat karena akan dianggap mewakili karakter tegas, sedangkan Anies sejauh ini diasosiasikan sebagai tokoh yang lembut. “Tokoh militer itu tidak lantas tertuju pada AHY, bisa saja Andika Perkasa. Andika bisa jadi lebih potensial karena sama-sama berlatar non-kader partai dengan Anies, berbeda dengan AHY. Sehingga kesan independen itu bisa menjadi latar kampanye kemudian hari,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Rekomendasi
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Berita Terkini
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved