Eka Gumilar Ajak Tokoh Nasional Kembali pada Kiblat Bangsa UUD45 dan Pancasila
Kamis, 09 Maret 2023 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
“Boleh saja setiap anak bangsa berbeda kepentingan, baik pribadi golongan atau kelompok. Tapi jangan sampai kepentingan kita mengalahkan kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan kedaulatan dan keutuhan NKRI,” tambah Koordinator Cluster Dewan Pakar Bidang Komunikasi Media dan Kebijakan Publik PKS ini.
Baca juga: FHUI: Pancasila Referensi Nilai Tertinggi Landasan Hukum di Indonesia
Menurut Eka, perbedaan pendapat dan pilihan politik sebenarnya wajar saja karena Indonesia adalah negara demokrasi. Perbedaan tersebut, kata Eka harus bisa dijadikan spirit untuk mengelola persatuan, kesatuan, dan keutuhan NKRI.
“Setiap perbedaan yangg ada wajar karena Allah mengizinkan bumi Indonesia sejak dulu diinjak kita dalam aneka macam perbedaan, tapi kecintaaan kita pada bangsa ini harus kita utamakan agar kita bisa menjaga dan tetap harmoni dalam perbedaan,” jelas Eka yang kini terdaftar sebagai Bakal Caleg DPR RI dapil Sumsel II ini.
“Saya menyerukan para tokoh agar kembali menjadikan Pancasila dan UUD 1945 menjadi kiblat bangsa kita sehingga kita akan selalu menemukan keselarasan walau berbeda pemikiran dan keyakinan,” ucapnya.
Baca juga: FHUI: Pancasila Referensi Nilai Tertinggi Landasan Hukum di Indonesia
Menurut Eka, perbedaan pendapat dan pilihan politik sebenarnya wajar saja karena Indonesia adalah negara demokrasi. Perbedaan tersebut, kata Eka harus bisa dijadikan spirit untuk mengelola persatuan, kesatuan, dan keutuhan NKRI.
“Setiap perbedaan yangg ada wajar karena Allah mengizinkan bumi Indonesia sejak dulu diinjak kita dalam aneka macam perbedaan, tapi kecintaaan kita pada bangsa ini harus kita utamakan agar kita bisa menjaga dan tetap harmoni dalam perbedaan,” jelas Eka yang kini terdaftar sebagai Bakal Caleg DPR RI dapil Sumsel II ini.
“Saya menyerukan para tokoh agar kembali menjadikan Pancasila dan UUD 1945 menjadi kiblat bangsa kita sehingga kita akan selalu menemukan keselarasan walau berbeda pemikiran dan keyakinan,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :