Jenderal Andika dan Kepala Puslitbang Unair Bahas Progres Uji Klinis Anti Covid-19

Kamis, 16 Juli 2020 - 21:19 WIB
loading...
Jenderal Andika dan...
Kasad Jenderal Andika Perkasa bersama Kepala Puslitbang Unair dr Purwati. Foto/Mabes TNI AD
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa mengadakan pertemuan dengan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga (Unair) Purwati terkait perkembangan pelaksanaan uji klinis anti Covid-19 . Pertemuan ini membahas kerja sama antara TNI AD, Unair dan BIN yang melibatkan Perwira Siswa Sekolah Calon Perwira AD yang terpapar virus sebagai objek uji coba.

Dalam pertemuan tersebut, Purwati menjelaskan dari 867 pasien perwira siswa, telah didapatkan hasil sebanyak 200 orang yang sudah dilakukan pengecekan laboratorium dan ECG.

Dari 200 orang tersebut terdapat 160 orang yang memenuhi syarat untuk dilakukan pemberian obat yang dibagi dalam enam kelompok. ”Pembagian kelompoknya berdasarkan ketersediaan obat, karena yang lainnya menyusul. Untuk 6 kelompok ada yang 25, ada yang 40, ada yang 27. Insya Allah obat lainnya menyusul hari ini,” ujar Purwati seperti yang diunggah akun youtube TNI AD, Kamis (16/7/2020).

(Baca: Prabowo dan Kasad Andika Semangati Taruna dan Taruni Akmil)

Dia menambahkan mengenai pembagian kelompok, Badan POM memberikan syarat dan pedoman untuk membagi 116 orang dalam setiap kelompok yang akan diberikan kombinasi obat, sehingga total yang diperlukan dalam uji klinis anti Covid-19 ini sebanyak 696 orang.

Menurut Purwati dari enam kelompok tersebut terdapat kelompok kontrol yang akan diberikan obat antibiotik dan obat supportif, bukan obat kombinasi seperti kelompok lainnya. Pemberian obat dilakukan setiap hari hingga hari ketujuh atau hari ke 14, bergantung pada hasil pengecekan swab, masih positif atau sudah menjadi negatif. Selain itu terdapat parameter lain yang dijadikan pedoman dalam uji coba pemberian obat, yakni parameter klinis dan parameter laboraturium.

Lebih lanjut Purwati menjelaskan, untuk pengecekan swab dilakukan di hari pertama, ketiga dan ketujuh. Untuk pengecekan lab di hari pertama dan ketujuh, serta pengecekan thorax di hari pertama, ketujuh, dan ke-14.

(Baca: Unair Uji Klinis Obat Covid-19 ke Manusia Akhir Juli 2020)

Mengenai pengecekan thorax di hari ke-14, dokter Purwati mendapat masukan dari pihak RSPAD karena untuk perbaikan pneumoni di hari ketujuh belum sempurna.

“Covid ini akan merusak jaringan paru-paru, sehingga tidak akan cepat menghilang. Kami di RSPAD bisa mengevaluasi di hari ketujuh dan bila diperlukan di hari ke-14. Kadang di hari ke-14 pun belum langsung membaik, ada beberapa pasien yang sampai tiga sampai empat minggu. Walaupun secara klinis sudah membaik dan swab sudah negatif, hasil lab yang normal, tapi foto thorax- nya masih belum sempurna,” jelas dokter Yongkie, perwakilan RSPAD.

Jenderal TNI Andika Perkasa berharap proses uji kilinis ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang baik. Ia merasa segala upaya yang dilakukan TNI AD, Uniar, juga BIN melalui proses ini merupakan jalan dari Tuhan YME untuk mempercepat penanganan Covid-19.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat Unair Minta...
Pengamat Unair Minta DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset
4 Pangkostrad Pernah...
4 Pangkostrad Pernah Jabat Komandan Kodiklatad, 2 Diantaranya Sukses Jadi Panglima TNI
6 Tanda Kehormatan yang...
6 Tanda Kehormatan yang Dimiliki Jenderal Andika Perkasa
3 Perwira Tinggi TNI...
3 Perwira Tinggi TNI Bintang 4 Kelahiran Bandung, Nomor Terakhir Pernah Jadi Perisai Hidup Jokowi
Setelah Pensiun, Jenderal...
Setelah Pensiun, Jenderal TNI Andika Menuju Istana? Selengkapnya Malam Ini di The Prime Show Bersama Aiman Witjaksono, Eksklusif di iNews
Andika soal Jabatan...
Andika soal Jabatan Singkat Panglima TNI: Saya Pernah Merasakan Jadi Pak Yudo
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Azriel Bakal Wisuda...
Azriel Bakal Wisuda Bareng Anang dan Ashanty di Unair, Sebut Kado Terbesar Tahun Ini
Kedokteran Jadi Jurusan...
Kedokteran Jadi Jurusan Paling Ketat di Unair Jalur SNBT 2026, Berapa Nilai Reratanya?
Rekomendasi
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Demonstran Anti-NATO...
Demonstran Anti-NATO dan Pro-Palestina Mengamuk di Kanada
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved