ATVSI Usul Migrasi Penyiaran Analog ke Digital dalam 5 Tahun
Kamis, 16 Juli 2020 - 19:34 WIB
loading...
Ketua Umum ATVSI Syafril Nasution (tengah) saat mengikuti rapat dengan DPR beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews/Yulianto
A
A
A
JAKARTA - Pelaku industri penyiaran yang tergabung dalam Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) mendesak pemerintah untuk menerapkan pelaksanaan migrasi penyiaran analog ke digital atau Analog Switch-Off (ASO) dalam 5 tahun.
Target peralihan ASO dalam lima tahun tersebut dinilai ATVSI realistis mengingat rencana pemerintah menerapkan migrasi dalam dua tahun dinilai sulit terlaksana.
Dalam seminar yang digelar Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR bertajuk Regulasi Digitalisasi Penyiaran dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja mengemuka bahwa pemerintah mengusulkan digitalisasi selesai dalam dua tahun.
(Baca juga: Digitalisasi Penyiaran, ATVSI: Single Mux seperti Praktik Monopoli)
Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo Ahmad Ramli menyoroti pentingnya Indonesia segera bermigrasi ke digital, menyusul negara-negara lain di Asia Tenggara.
"Di ASEAN itu Myanmar saja 2020, Thailand 2020, Brunei, Singapura Malaysia sudah, Indonesia yang sampai saat ini masih kita pertanyakan," tutur Ahmad Ramli di Jakarta, Rabu 15 Juli 2020.
Sementara itu, Ketua Umum ATVSI Syafril Nasution memaparkan landasan ATVSI mengusulkan migrasi penyiaran dalam lima tahun tersebut, yaitu pertama, ATVSI memantau tidak semua masyarakat siap dengan teknologi penerima siaran digital.
Target peralihan ASO dalam lima tahun tersebut dinilai ATVSI realistis mengingat rencana pemerintah menerapkan migrasi dalam dua tahun dinilai sulit terlaksana.
Dalam seminar yang digelar Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR bertajuk Regulasi Digitalisasi Penyiaran dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja mengemuka bahwa pemerintah mengusulkan digitalisasi selesai dalam dua tahun.
(Baca juga: Digitalisasi Penyiaran, ATVSI: Single Mux seperti Praktik Monopoli)
Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo Ahmad Ramli menyoroti pentingnya Indonesia segera bermigrasi ke digital, menyusul negara-negara lain di Asia Tenggara.
"Di ASEAN itu Myanmar saja 2020, Thailand 2020, Brunei, Singapura Malaysia sudah, Indonesia yang sampai saat ini masih kita pertanyakan," tutur Ahmad Ramli di Jakarta, Rabu 15 Juli 2020.
Sementara itu, Ketua Umum ATVSI Syafril Nasution memaparkan landasan ATVSI mengusulkan migrasi penyiaran dalam lima tahun tersebut, yaitu pertama, ATVSI memantau tidak semua masyarakat siap dengan teknologi penerima siaran digital.
Lihat Juga :