Kasus Covid-19 Melonjak, PKS Usul Gunakan Datakrasi Pantau Penyebaran

Kamis, 16 Juli 2020 - 08:17 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Melonjak,...
Politikus PKS Mardani Ali Sera menyarankan pemerintah menggunakan datakrasi dalam penanganan COVID-19. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengevaluasi kebijakan kenormalan baru. Sejak dilakukan pelonggaran dan aktivitas masyarakat, serta ekonomi, kasus positif COVID-19 menunjukan peningkatan signifikan.

Politikus PKS Mardani Ali Sera melihat pelaksanaan di lapangan tidak terkendali. "Saya kok melihat malah implementasi di lapangan dan pengaturan tidak berjalan. Ini menyebabkan melonjaknya penyebaran COVID-19," ujarnya, Kamis (16/7/2020).

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pada Rabu (15/7/2020) kemarin, jumlah orang yang terpapar Covid-19 sebanyak 1.522, sembuh 1.414, dan 87 meninggal dunia. Secara keseluruhan, orang yang positif Covid-19 mencapai 80.094, sembuh 39.050, dan 2.797 meninggal dunia.(Baca juga: Jakarta yang Terlalu Longgar )

Mardani mengungkapkan, kondisi yang mengkhawatirkan ini buah dari kebijakan pelonggaran pengaturan jarak sehingga melahirkan klaster-klaster baru. "Kita baru di fase gelombang pertama. Akan tetapi, sudah muncul klaster baru, seperti di perumahan sekolah, asrama, pasar, dan lainnya," tutur alumnus Universitas Indonesia (UI) itu.

Beberapa daerah mengalami peningkatan kasus positif COVID-19, antara lain, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Sejak sebulan lalu, Wilayah Jawa Timur, terutama Surabaya Raya, menjadi perhatian karena kasus COVID-19 melonjak tajam.

Ketua DPP PKS meminta pemerintah dalam membuat kebijakan harus mengedepankan ilmiah dan hasil riset. "Menjadikan data dan temuan dari ilmuan seharusnya dipilih oleh presiden. Kalau perlu, ketua gugus tugas diganti dengan akademisi virologi dan epidemiologi," tuturnya.(Baca juga: Epidemiolog UI Sarankan Pemerintah Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan )

Mardani mengusulkan pemerintah mengedepankan datakrasi dalam penanggulangan penyebaran Sars Cov-II. Untuk diketahui datakrasi adalah sistem politik yang digerakkan oleh kecerdasan buatan dengan big data sebagai pertimbangan pengambilan kebijakan. Atau disebut juga politik yang berpijak pada kebenaran. "Pemanfataan datakrasi untuk memantau penyebaran Covid-19. Ini bisa membuat lebih efektif dan menghindari penambahan kasus lebih besar di tempat lain," ujarnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi 2 Periode, Mulyanto PKS: Penting Dibahas
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved