HUT ke-71, Kopassus Gelar Wayang Golek dengan Lakon Jabang Tutuka
Sabtu, 18 Februari 2023 - 02:20 WIB
loading...
Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan dan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, bersama dalang Dadan Sunandar Sunarya berfoto bersama sebelum acara wayang golek Pusdiklatpassus Kopassus Bandung, Jawa Barat. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menggelar acara wayang golek di Lapangan R.A. Fadilah Pusdiklatpassus Kopassus Bandung, Jawa Barat. Acara dalam rangka HUT ke-71 Kopassus itu mengusung lakon "Lakon Jabang Tutuka" yang dipilih langsung oleh Dalang Dadan Sunandar Sunarya (Putra Giri Harja 3).
Pagelaran wayang golek ini dimulai dengan penyerahan cinderamata dari Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman berupa Wayang Golek.
KSAD Jenderal Dudung menyerahkan Wayang Gunungan kepada dalang Dadan Sunandar Sunarya sebagai tanda dimulainya pagelaran wayang. Selain keluarga besar Pusdiklatpassus, areal pagelaran juga dipadati oleh masyarakat wilayah Batujajar.
Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, pagelaran wayang ini merupakan upaya pelestarian budaya warisan leluhur yang sekaligus upaya mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai moral dan adat ketimuran kepada penerus bangsa terutama kepada generasi muda.
"Lakon yang dipilih oleh dalang yaitu Lakon Jabang Tutuka memiliki kandungan nilai-nilai luhur yang dapat kita ambil hikmahnya dan dapat kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari," kata Iwan.
Pagelaran wayang golek ini dimulai dengan penyerahan cinderamata dari Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman berupa Wayang Golek.
KSAD Jenderal Dudung menyerahkan Wayang Gunungan kepada dalang Dadan Sunandar Sunarya sebagai tanda dimulainya pagelaran wayang. Selain keluarga besar Pusdiklatpassus, areal pagelaran juga dipadati oleh masyarakat wilayah Batujajar.
Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, pagelaran wayang ini merupakan upaya pelestarian budaya warisan leluhur yang sekaligus upaya mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai moral dan adat ketimuran kepada penerus bangsa terutama kepada generasi muda.
"Lakon yang dipilih oleh dalang yaitu Lakon Jabang Tutuka memiliki kandungan nilai-nilai luhur yang dapat kita ambil hikmahnya dan dapat kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari," kata Iwan.
Lihat Juga :