Setahun Serangan Rusia ke Ukraina

Rabu, 15 Februari 2023 - 11:11 WIB
loading...
A A A
Karena terbukti Rusia tetap tidak mau menghentikan serangannya. Yang terjadi justru Rusia semakin gencar bermanuver di Ukraina. Kalau Barat terus menyuplai senjata kepada Ukraina, dipastikan perang tidak akan bisa selesai.

Justru yang terjadi kebalikannya, bahkan dikhawatirkan perang akan melebar ke mana-mana. Banyak analis mengkhawatirkan perang Rusia dan Ukraina ini bisa menjadi awal terjadinya Perang Dunia III jika tidak segera diantisipasi.

Belum lagi agresi Rusia ke Ukraina ternyata sedikit banyak juga telah menginspirasi China yang semakin menekan Taiwan. Dalam setahun terakhir, China terbukti semakin agresif terhadap Taiwan. China sangat berkeinginan untuk mencaplok Taiwan yang diklaim sebagai wilayahnya. Manuver China di Laut China Selatan juga banyak bersinggungan dengan negara lain. Dunia memang sedang tidak baik-baik saja.

Karena itu, seluruh negara harus bahu-membahu untuk mendorong Rusia dan Ukraina duduk di meja perundingan. Indonesia dalam berbagai forum harus bisa menyuarakan lebih keras lagi untuk mendorong perdamaian di Benua Eropa tersebut.

Apalagi tahun ini Indonesia sebagai Ketua ASEAN sehingga hal itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Apa yang sudah diupayakan Presiden Joko Widodo yang berusaha membantu perdamaian antara Rusia dan Ukraina harus terus dilanjutkan.

Dengan tetap memegang prinsip politik luar negeri bebas aktif, Indonesia harus terus berperan aktif dalam perdamaian dunia termasuk ikut mendamaikan konflik Rusia dan Ukraina.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manuver Dua Kaki China...
Manuver Dua Kaki China di Panggung Global
Lewat Forum IQRO, PKS...
Lewat Forum IQRO, PKS Perkuat Peran Solutif Hadapi Krisis Energi
Prabowo Bakal Kirim...
Prabowo Bakal Kirim Putra-Putri Terbaik Ikut Program Kosmonot Rusia
Amankan Pasokan BBM...
Amankan Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Akademisi Beri Dukungan Kepada Menteri Bahlil
Hasil Pertemuan Prabowo-Putin:...
Hasil Pertemuan Prabowo-Putin: Rusia Siap Investasi Pembangunan Infrastruktur Energi
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Rekomendasi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved