Kongres Rakyat China dan Reaksi Masyarakat Taipei
Senin, 30 Januari 2023 - 14:24 WIB
loading...
Harryanto Aryodiguno, Ph.D. Foto/Dok Pribadi
A
A
A
Harryanto Aryodiguno, Ph.D
Lecturer at International Relations Study Programs, President University, Jababeka, Indonesia
Liburan tahunan kalender lama (salah satu penyebutan untuk Tahun Baru Imlek di kalangan etnis Tionghoa) akan segera berakhir. Kedua pemerintahan China yang berada di dua sisi selat yang berbeda akan kembali aktif seperti biasanya lagi. Di Taipei, saat ini perombakan kabinet sedang berlangsung. Sedangkan di Beijing, drama politik apa yang akan terjadi setelah pergantian Tahun Macan ke Tahun Kelinci Air?
Pada hari terakhir di tahun 2022, otoritas Beijing mengeluarkan siaran pers yang mengumumkan waktu sesi pertama Kongres Rakyat Nasional ke-14 dan sesi pertama Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China ke-14. Seluruh proses politik ini adalah proses peralihan kekuasaan atau suksesi politik setelah Kongres National Partai Komunis Tiongkok pada tahun 2022.
Meskipun setelah penutupan Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China dan sebelum liburan Tahun Baru Imlek, petinggi Partai Komunis China sudah mulai melakukan proses pergantian pejabat pusat dan daerah, kemudian juga melakukan perombakan dan perubahan staf kerja di tingkat kementerian, provinsi, kabupaten dan kota di seluruh negeri, namun menurut sistem politik China Daratan, pemilihan dan pengangkatan pemimpin lembaga negara tingkat tertinggi tetap harus diselesaikan melalui Kongres Rakyat Nasional.
Semua prosedur tersebut juga menunjukkan bahwa budaya politik China Daratan tidak terlepas dari keputusan Partai Komunis. Legitimasi eksekutif tidak akan berjalan tanpa stempel partai. Dari sini kita bisa mengamati proses pergantian pimpinan pusat maupun daerah dan memahami bagaimana proses pengangkatan dan pemberhentian pemimpin lembaga negara yang sepenuhnya berada di tangan Partai Komunis.
Baca juga: Diduga Jadi Mata-mata China, Taiwan Tahan Pensiunan Laksamana
Lecturer at International Relations Study Programs, President University, Jababeka, Indonesia
Liburan tahunan kalender lama (salah satu penyebutan untuk Tahun Baru Imlek di kalangan etnis Tionghoa) akan segera berakhir. Kedua pemerintahan China yang berada di dua sisi selat yang berbeda akan kembali aktif seperti biasanya lagi. Di Taipei, saat ini perombakan kabinet sedang berlangsung. Sedangkan di Beijing, drama politik apa yang akan terjadi setelah pergantian Tahun Macan ke Tahun Kelinci Air?
Pada hari terakhir di tahun 2022, otoritas Beijing mengeluarkan siaran pers yang mengumumkan waktu sesi pertama Kongres Rakyat Nasional ke-14 dan sesi pertama Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China ke-14. Seluruh proses politik ini adalah proses peralihan kekuasaan atau suksesi politik setelah Kongres National Partai Komunis Tiongkok pada tahun 2022.
Meskipun setelah penutupan Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China dan sebelum liburan Tahun Baru Imlek, petinggi Partai Komunis China sudah mulai melakukan proses pergantian pejabat pusat dan daerah, kemudian juga melakukan perombakan dan perubahan staf kerja di tingkat kementerian, provinsi, kabupaten dan kota di seluruh negeri, namun menurut sistem politik China Daratan, pemilihan dan pengangkatan pemimpin lembaga negara tingkat tertinggi tetap harus diselesaikan melalui Kongres Rakyat Nasional.
Semua prosedur tersebut juga menunjukkan bahwa budaya politik China Daratan tidak terlepas dari keputusan Partai Komunis. Legitimasi eksekutif tidak akan berjalan tanpa stempel partai. Dari sini kita bisa mengamati proses pergantian pimpinan pusat maupun daerah dan memahami bagaimana proses pengangkatan dan pemberhentian pemimpin lembaga negara yang sepenuhnya berada di tangan Partai Komunis.
Baca juga: Diduga Jadi Mata-mata China, Taiwan Tahan Pensiunan Laksamana
Lihat Juga :