KPAI Ungkap Penyebab Dispensasi Kawin, dari Hamil Duluan hingga Telanjur Sebar Undangan

Sabtu, 21 Januari 2023 - 14:15 WIB
loading...
KPAI Ungkap Penyebab...
Wakil Ketua KPAI Jasra Putra saat mengisi Diskusi Polemik MNC Trijaya FM bertajuk Remaja, Seks Bebas, dan Kita, Sabtu (21/1/2023). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengantongi data penyebab tingginya angka pernikahan usia anak . Data itu didapatkan dari empat provinsi dengan angka pernikahan usia anak cukup tinggi, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB); Jawa Timur; Kepulauan Riau; dan Kalimantan Selatan.

"Catatan kita terkait pernikahan usia anak ini kita kebetulan sudah melakukan pengawasan di empat provinsi ya di Tahun 2022 ada NTB, Jawa Timur, tepatnya di Kediri, kemudian Kepulauan Riau, kemudian Kalimantan Selatan," kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra saat mengisi Diskusi Polemik MNC Trijaya FM bertajuk Remaja, Seks Bebas, dan Kita, Sabtu (21/1/2023).

Berdasarkan data yang dihimpun KPAI, penyebab tingginya permohonan dispensasi kawin untuk pernikahan usia anak adalah karena sudah hamil lebih dulu. Selain itu juga karena khawatir berbuat zina dan melanggar norma keagamaan.

Baca juga: Permintaan Dispensasi Nikah Tinggi, Ini Penjelasan Kepala BKKBN

"Ya memang beberapa alasan terjadinya dispensasi kawin tadi sudah disampaikan oleh dari Kemenag, juga ada alasan misalnya soal hamil, kemudian khawatir berbuat zina, dan melanggar norma agama," kata Jasra.

"Kemudian, ada dengan alasan sudah melakukan hubungan seksual. Kemudian alasan adat gitu ya, dan bahkan hakim juga mengabulkan dispensasi kawin itu karena memandang calon pengantin ini sudah mampu mengurus rumah tangga gitu ya," katanya.

Tak hanya itu, dari hasil pemantauan KPAI, tingginya angka permohonan dispensasi kawin untuk pernikahan usia anak di empat provinsi tersebut karena ada yang beralasan sudah menyebar undangan. Jasra menilai modus itu sengaja dilakukan agar mudah mendapatkan surat permohonan dispensasi kawin.

"Jadi enggak mungkin tidak bisa dilangsungkan. Jadi triknya gitu, sebar undangan dulu baru minta dispensasi kawinnya, jadi ada sesuatu yang mendesak juga gitu ya. Nah jadi ini beberapa alasan di empat provinsi yang kita dapatkan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genjot Peran Fasilitator...
Genjot Peran Fasilitator Bimbingan Remaja, Kemenag: Angka Perkawinan Anak Terus Menurun
Retno Marsudi Pulang...
Retno Marsudi Pulang Bawa Panci dari Acara Akad Nikah Putri Pramono Anung
Menkes Tegaskan Alat...
Menkes Tegaskan Alat Kontrasepsi Diperuntukan bagi Remaja yang Menikah Dini
Kemenag Gandeng Mahasiswa...
Kemenag Gandeng Mahasiswa Jadi Agen Cegah Perkawinan Anak
Angka Perkawinan di...
Angka Perkawinan di Indonesia Menurun: Gak Bahaya Tah?!
Cegah Perceraian dan...
Cegah Perceraian dan Stunting, Pemerintah Fokus Atasi Pernikahan Dini
Richelle Skornicki Akui...
Richelle Skornicki Akui Baper Syuting Adegan Dewasa dengan Pacar Sendiri, Aliando Syarief
Negara Ini Berikan Tunjangan...
Negara Ini Berikan Tunjangan Rp54 Juta bagi Warganya yang Akan Nikah
Cegah Pernikahan Anak,...
Cegah Pernikahan Anak, Askrindo Gencarkan Sosialisasi di Lombok Tengah
Rekomendasi
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Maroko Ciptakan Sejarah...
Maroko Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved