Sebut Polarisasi Wajar di Pemilu, Agum Gumelar: Tapi Jangan Separah 2019

Sabtu, 21 Januari 2023 - 13:20 WIB
loading...
A A A
Lemhannas, menurut Agum, penuh dengan para pemikir andal dalam mengawal pemerintahan. "Saat ini kita sudah memasuki 2023, dan tahun depan 2024 ada pesta demokrasi. Kita tidak ingin di 2024 terjadi seperti 2019. Kalau polarisasi wajar terjadi karena kandidatnya ada lebih dari satu paslon. Yang tidak wajar kalau salah satu kandidat hasilnya hanya 0%," kata Agum Gumelar.

Baca juga: Ramai Deklarasi Capres 2024, Fahri Hamzah Endus Polarisasi Mulai Marak

Ia berharap partai politik bisa memberi pemahaman kepada kader-kader untuk berkompetisi dengan sehat dan tidak menyebabkan kebencian antarsesama partai politik. "Kemudian KPU sebagai penyelenggara Pemilu harus lebih profesional dalam menjalankan tugasnya, bersikap netral. Jangan seperti dahulu, KPUD ada berpihak salah satu pihak. Harus lebih profesional," katanya.

IKAL Lemhannas juga mengimbau kepada masyarakat pemegang hak suara dalam Pemilu 2024. "Kita harus bisa mendewasakan masyarakat dalam pesta demokrasi. Berbeda dalam memilih itu merupakan hal yang wajar. Begitu Pilpres selesai tidak ada lagi perbedaan. Harus dewasa dalam berdemokrasi. Kader IKAL harus bisa melakukan komunikasi dengan masyarakat luas. Pilpres 2024 pasti ramai dan ada polarisasi. Tapi jangan sampai terlalu parah seperti di 2019," kata Agum Gumelar.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Agum Gumelar: Biar Wajahnya Garang, tapi Humanis
Purnomo Yusgiantoro...
Purnomo Yusgiantoro Siap Perkuat Organisasi Alumni Lemhannas Seluruh Indonesia
Hormati Pertemuan HKBP...
Hormati Pertemuan HKBP dan PGI dengan JK, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
Pepabri Gelar Sosialiasi...
Pepabri Gelar Sosialiasi KUHP-KUHAP Baru, Agum Gumelar: Tak Ada yang Kebal Hukum Termasuk Purnawirawan
Politik Afeksi dan Krisis...
Politik Afeksi dan Krisis Rasionalitas Publik
Agum Gumelar Dapat Penghargaan...
Agum Gumelar Dapat Penghargaan dari Presiden, Ratusan Sembako Dibagikan ke Warga Halmahera
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Rekomendasi
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
UU P2SK Momentum Penting...
UU P2SK Momentum Penting Perkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
Berita Terkini
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved