AKBP Arif Mengaku Diberi Uang Rp10 Juta untuk Beli Peti Jenazah Brigadir J
Kamis, 22 Desember 2022 - 16:10 WIB
AKBP Arif mengaku hanya diberitahu bahwa mayat yang saat ini diautopsi adalah anggota dari Brimob. "Waktu itu hanya dikasih tahu anggota Polri, Brimob," terangnya.
Baca juga: Saksi Ahli: Bharada E Ketakutan Luar Biasa saat Diperintah Ferdy Sambo Habisi Brigadir J
Dirinya bahkan sempat melihat terdapat empat bekas luka tembak di mayat tersebut. Dia juga menerangkan, dokter yang melakukan pemeriksaan mengatakan luka itu adalah luka masuk.
"Setelah dilakukan autopsi saksi dikasih hasilnya gimana," tanya jaksa.
"Disampaikan bahwa kita sudah autopsi ini ditemukan ada satu anak peluru di dalam tubuh. Terus dokter buat laporan sementara hasil autopsi," ucapnya.
Selain itu, AKBP Arif juga sempat melihat adik dari Brigadir J yang tiba di RS Polri pada saat itu. "Tahu setelah Pak Santo pamit buat ambil baju dinasnya almarhum di Duren Tiga, kasih tahu. Terus saya tanya ini ajudan siapa, dan di situ saya baru tahu kalau itu ajudannya Pak FS," ujarnya.
Baca juga: Saksi Ahli: Bharada E Ketakutan Luar Biasa saat Diperintah Ferdy Sambo Habisi Brigadir J
Dirinya bahkan sempat melihat terdapat empat bekas luka tembak di mayat tersebut. Dia juga menerangkan, dokter yang melakukan pemeriksaan mengatakan luka itu adalah luka masuk.
"Setelah dilakukan autopsi saksi dikasih hasilnya gimana," tanya jaksa.
"Disampaikan bahwa kita sudah autopsi ini ditemukan ada satu anak peluru di dalam tubuh. Terus dokter buat laporan sementara hasil autopsi," ucapnya.
Selain itu, AKBP Arif juga sempat melihat adik dari Brigadir J yang tiba di RS Polri pada saat itu. "Tahu setelah Pak Santo pamit buat ambil baju dinasnya almarhum di Duren Tiga, kasih tahu. Terus saya tanya ini ajudan siapa, dan di situ saya baru tahu kalau itu ajudannya Pak FS," ujarnya.
Lihat Juga :