Di Buku Karya Rektor, Megawati Sebut Mentalitas Bangsa Pejuang Tampak Meredup
Rabu, 21 Desember 2022 - 12:23 WIB
Dalam prolog buku itu, Megawati menuliskan mengenai Pancasila hingga soal sejarah perjuangan Indonesia dalam melaksanakan tugas-tugas konstitusional bagi dunia. "Sumbangan Indonesia terhadap peradaban dunía tampak dalam peran aktif Indonesia di dalam mendorong kemerdekaan negara Maroko, Tunísia, Aldjazair, Sudan, Pakistan dan lain-lain. Semuanya sangat membanggakan, dan hal tersebut terjadi justru ketika Indonesia masih dalam kondisi yang serba terbatas," tulis Megawati.
Kritik atas situasional saat ini, dengan kondisi lebih baik, kata Megawati, seharusnya kepemimpinan Indonesia bagi dunia semakin besar. Namun mengapa yang terjadi justru sebaliknya. Mentalitas bangsa pejuang tampak meredup, nasionalisme bangsa semakin meluntur, keyakinan untuk berani berdaulat dan berani berdiri di atas kaki sendiri juga tereduksi.
"Dalam upaya ini, mentalitas kepemimpinan harus dibangkitkan, mentalitas rendah diri dan tunduk pada dominasi negara asing harus diganti dengan mentalitas yang berani meletakkan nasib bangsa di tangan kita sendiri atau berdikari. Untuk itulah saya menyerukan kepada para pemuda, para mahasiswa, dan seluruh generasi muda Indonesia, agar segera keluar dari zona hidup yang sekedar datar-datar saja; atau zona hidup tanpa mimpi setinggi langit," tulis Megawati.
Masih dalam tulisannya, Megawati mengaku kerap sedih ketika mahasiswa tidak memiliki semangat juang tinggi. Karena itu, putri Bung Karno itu mengajak mahasiswa untuk membangkitkan semangat juang. Perguruan tinggi juga harus menjadi pusat kemajuan bangsa.
"Perguruan tinggi harus terdepan di dalam riset dan inovasi. Riset dan inovasi yang saya maksudkan di sini adalah untuk kemajuan negeri. Riset dan inovasi harus membumi dan diterapkan bagi kemajuan rakyat agar Indonesia benar-benar berdikari," kata Megawati.
Kritik atas situasional saat ini, dengan kondisi lebih baik, kata Megawati, seharusnya kepemimpinan Indonesia bagi dunia semakin besar. Namun mengapa yang terjadi justru sebaliknya. Mentalitas bangsa pejuang tampak meredup, nasionalisme bangsa semakin meluntur, keyakinan untuk berani berdaulat dan berani berdiri di atas kaki sendiri juga tereduksi.
"Dalam upaya ini, mentalitas kepemimpinan harus dibangkitkan, mentalitas rendah diri dan tunduk pada dominasi negara asing harus diganti dengan mentalitas yang berani meletakkan nasib bangsa di tangan kita sendiri atau berdikari. Untuk itulah saya menyerukan kepada para pemuda, para mahasiswa, dan seluruh generasi muda Indonesia, agar segera keluar dari zona hidup yang sekedar datar-datar saja; atau zona hidup tanpa mimpi setinggi langit," tulis Megawati.
Masih dalam tulisannya, Megawati mengaku kerap sedih ketika mahasiswa tidak memiliki semangat juang tinggi. Karena itu, putri Bung Karno itu mengajak mahasiswa untuk membangkitkan semangat juang. Perguruan tinggi juga harus menjadi pusat kemajuan bangsa.
"Perguruan tinggi harus terdepan di dalam riset dan inovasi. Riset dan inovasi yang saya maksudkan di sini adalah untuk kemajuan negeri. Riset dan inovasi harus membumi dan diterapkan bagi kemajuan rakyat agar Indonesia benar-benar berdikari," kata Megawati.
(abd)
Lihat Juga :